<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hajifaisal&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://hajifaisal.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hajifaisal.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2009 04:52:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hajifaisal.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hajifaisal&#039;s Blog</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hajifaisal.wordpress.com/osd.xml" title="Hajifaisal&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hajifaisal.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>IPTEK 4</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-4/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-4/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 04:52:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-4/</guid>
		<description><![CDATA[Facebook Perbesar Peluang Selingkuh? Thursday, 09 July 2009 16:59 E-mail Print PDF Anda seorang yang sangat gandrung pada Facebook? Berhati-hatilah, psikolog mengatakan media ini rawan selingkuh. Lha kok? Hidayatullah.com&#8211;Pasangan suami istri diimbau berhati-hati akan pengaruh Facebook (Fb) terhadap hubungan keluarga mereka, karena FB dapat menyebabkan salah satu pasangan tersebut bisa berselingkuh. Psikolog Universitas Medan Area [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=33&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Facebook Perbesar Peluang Selingkuh?<br />
Thursday, 09 July 2009 16:59<br />
E-mail Print PDF<br />
Anda seorang yang sangat gandrung pada Facebook? Berhati-hatilah, psikolog mengatakan media ini rawan selingkuh. Lha kok?</p>
<p>Hidayatullah.com&#8211;Pasangan suami istri diimbau berhati-hati akan pengaruh Facebook (Fb) terhadap hubungan keluarga mereka, karena FB dapat menyebabkan salah satu pasangan tersebut bisa berselingkuh.</p>
<p>Psikolog Universitas Medan Area (UMA), Irna Minauli mengatakan, mudahnya akses dalam aplikasi FB untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya, memudahkan seseorang menjalin komunikasi dan hubungan yang luas tanpa ada batasan.</p>
<p>Kemungkinan berselingkuh tersebut disebabkan faktor hubungan perkawinan yang rusak, kurang harmonis, dan tidak langgeng. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa faktor tersebut juga dapat mempengaruhi hubungan pasangan suami-isteri yang baik.</p>
<p>Rusaknya hubungan rumah tangga menyebabkan salah seorang di antara mereka mencari pelarian dari masalah yang dihadapi dalam keluarga, sehingga membuat janji dengan teman yang selama ini dikenal baik, melalui FB. “Cinta lama bersemi kembali (CLBK) berpotensi besar terjalin di sana,” ucap Irna yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi UMA, Selasa (7/7/2009).</p>
<p>Facebook memungkinkan seseorang untuk berkenalan, menjalin hubungan komunikasi dengan orang yang belum dikenal serta teman yang sudah dikenal, namun jarang atau secara kebetulan bertemu di FB sehingga usaha untuk menjalin hubungan yang lebih akrab mudah terjalin setelah perkenalan di FB tersebut.</p>
<p>Fenomena FB bagi generasi tua menjadi peluang untuk mencari teman-teman lama, baik sesama jenis maupun lawan jenis yang sudah lama tidak berjumpa, sehingga aplikasi tersebut dipergunakan untuk melakukan pendekatan lain. Sementara bagi generasi muda, FB menjadi peluang untuk mengenal teman baru.</p>
<p>Selain itu, FB memiliki unsur ketagihan yang menyebabkan seseorang menyediakan waktu yang intens untuk berkomunikasi dengan teman yang ia kenal di FB. Pasangan suami-isteri diimbau untuk mengawasi segala aktivitas lawan masing-masing di dunia maya tersebut, yakni dengan turut berpartisipasi secara aktif di FB, sehingga pasangan dapat memantau dan mengetahui segala rencana pasangannya. “Pantau dan waspadai juga teman-teman mereka di FB, siapa tahu mantan kekasihnya ada di daftar teman,” imbaunya. [ant/www.hidayatullah.com]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=33&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IPTEK 3</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-3/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 04:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Penderita Obesitas Rawan Diabetes Tipe 2 Tuesday, 14 July 2009 16:22 E-mail Print PDF Sebuah studi terbaru menyebutkan, Anda yang obesitas memiliki resiko tinggi terkena diabetes tipe 2 Hidayatullah.com &#8212; Hasil kajian yang diterbitkan pada jurnal Cell Metabolism, mengutip ilmuwan yang mengatakan, mereka sepertinya sudah menyingkap rahasia kunci mengapa penderita obesitas beresiko tinggi terkena penyakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=31&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Penderita Obesitas Rawan Diabetes Tipe 2<br />
Tuesday, 14 July 2009 16:22<br />
E-mail Print PDF<br />
Sebuah studi terbaru menyebutkan, Anda yang obesitas memiliki resiko tinggi terkena diabetes tipe 2</p>
<p>Hidayatullah.com &#8212; Hasil kajian yang diterbitkan pada jurnal Cell Metabolism, mengutip ilmuwan yang mengatakan, mereka sepertinya sudah menyingkap rahasia kunci mengapa penderita obesitas beresiko tinggi terkena penyakit diabetes tipe 2.</p>
<p>Sebuah tim yang dipimpin oleh Matthew Watt, associate professor di Universitas Monash Sydney, menyingkap bahwa sel lemak mengeluarkan protein yang disebut PEDF (pigment epithelium-derived factor), yang memicu serangkaian proses interaksi yang menuju pada pembentukan penyakit diabetes tipe 2.</p>
<p>&#8220;Ketika PEDF dikeluarkan dan masuk ke aliran darah, hal itu menyebabkan otot dan liver tidak sensitif atau tidak mengenali adanya insulin dalam darah. Pankreas kemudian memproduksi lebih banyak insulin untuk mengatasi &#8216;ketidakadaan&#8217; insulin tersebut.&#8221;</p>
<p>Pembuatan insulin yang terus menerus ini menyebabkan pankreas itu sendiri kelebihan beban kerja, atau lebih tepatnya kemampuannya menurun hingga tak berproduksi lagi, yang mana hal itu menjadi penyebab terjadnya diabetes tipe 2.</p>
<p>Sepertinya semakin tebal lapisan lemak seseorang, maka tubuh akan semakin tidak sensitif terhadap insulin. Hal itu menyebabkan lebih banyak lagi insulin yang diminta untuk menjaga kadar glukosa dalam darah,&#8221; kata Watt.</p>
<p>&#8220;Penelitian kami menujukkan tidak hanya PEDF yang meningkat ,bisa menyebakan diabetes tipe 2, namun juga jika PEDF dihalangi, bisa meyebabkan terjadinya proses yang sebaliknya. Tubuh seseorang akan kembali sensitif terhadap insulin, yang berarti tidak memerlukan insulin yang berlebih agar tubuh tetap seimbang.&#8221;</p>
<p>Watt mengatakan bahwa penelitian terdahulu membuktikan bahwa PEDF juga mencegah terjadinya penyempitan arteri dan pertumbuhan pembuluh darah yang berlebihan, serta menjaga sistem saraf tetap sehat. Namun katanya juga, obat-obatan baru paling tidak lima tahun lagi baru bisa diproduksi.</p>
<p>Percobaan itu sendiri dilakukan terhadap tikus. Namun dari penelitian lain diketahui bahwa protein PEDF dalam jumlah tinggi ini banyak ditemukan pada orang pengidap diabetes tipe 2. Ini berarti, proses yang ditemukan pada tikus, bisa jadi menunjukkan adanya proses serupa pada manusia. [di/an/www.hidayatullah.com]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=31&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IPTEK 2</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-2/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 04:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-2/</guid>
		<description><![CDATA[Rokok Bisa Menjadi Penyebab Perceraian Wednesday, 15 July 2009 23:41 E-mail Print PDF Salah satu faktor lain yang mempengaruhi retaknya hubungan perkawinan adalah kebiasaan merokok. Lho, apa hubungannya? Hidayatullah.com&#8211;Hidup bahagia bersama pasangan tidak sekedar cerita di negeri dongeng. Peneliti Australia, menemukan sebab-sebab mengapa pasangan bisa berpisah. Salah satunya adalah rokok. Penelitian terbaru dari Australian National [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=30&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Rokok Bisa Menjadi Penyebab Perceraian<br />
Wednesday, 15 July 2009 23:41<br />
E-mail Print PDF<br />
Salah satu faktor lain yang mempengaruhi retaknya hubungan perkawinan adalah kebiasaan merokok. Lho, apa hubungannya?</p>
<p>Hidayatullah.com&#8211;Hidup bahagia bersama pasangan tidak sekedar cerita di negeri dongeng.  Peneliti Australia, menemukan sebab-sebab mengapa pasangan bisa berpisah.  Salah satunya adalah rokok.</p>
<p>Penelitian terbaru dari  Australian National University menyebutkan, usia, hubungan yang dijalankan sebelumnya oleh pasangan,dan mereka merokok atau tidak merupakan faktor mempengaruhi sebuah hubungan perkawinan.</p>
<p>Penelitian bertajuk  What&#8217;s Love Got to Do With It mengidentifikasi sekitar 2500 pasangan yang menikah atau hidup bersama -samadari dari tahun 2001 sampai 2007. Mereka diteliti, mengenai faktor-faktor apa saja membuat pasangan yang tetap awet dan setia dibanding dan pasangan yang bercerai atau berpisah.</p>
<p>Riset menemukan, bahwa pasangan dengan pria lebih tua dari pihak istrinya dua kali lebih mungkin bercerai, seperti juga laki-laki yang menikah sebelum menginjak umur 25 tahun.</p>
<p>Anak juga mempengaruhi awet tidaknya sebuah perkawinan. Satu dari lima pasangan yang memiliki anak sebelum menikah dari hubungan sebelumnya, 9 persen akan bercerai dibandingkan pasangan yang tanpa anak sebelum menikah.</p>
<p>Perempuan yang ingin banyak anak lebih dari keinginan pasangan, juga dianggap memiliki resiko untuk bercerai.</p>
<p>Faktor orangtua pun memiliki peran dalam sebuah hubungan perkawinan. Beberapa studi menunjukkan sekitar 16 persen laki-laki dan perempuan yang orangtuanya bercerai akan mempengaruhi hubungan perkawinan. Sedangkan bagi individu yang tidak mengalami pengalaman perceraian orangtua hanya sekitar 10 persen.</p>
<p>Faktor orang ketiga pun mempengaruhi sebuah hubungan perkawinan. Tidak dipungkiri faktor uang memainkan peran dalam menjalani hubungan perkawinan. Sekitar 16 persen pasangan kurang mampu dan tak bekerja mengalami perpisahan dibandingkan pasangan yang memiliki keuangan sehat sekitar 9 persen.</p>
<p>Dan yang tidak kalah penting, faktor lain yang mempengaruhi sebuah hubungan yaitu kebiasaan merokok pasangan . </p>
<p>Hasil penelitian ini  ditulis oleh Dr Rebecca Kippen dan Profesor Bruce Chapman dari Australian National University bersama Dr Peng Yu dari Department of Families, Housing, Community Services and Indigenous Affairs. [rtr/toronto/cha/www.hidayatullah.com]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=30&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IPTEK</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 04:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek/</guid>
		<description><![CDATA[Air Seni Onta Manjur Obati Kanker Thursday, 16 July 2009 09:54 E-mail Print PDF Pengobatan ala Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasalam tidak pernah diragukan, penelitian ilmiah sekedar menegaskannya. Orang Barat selalu sinis melihatnya Hidayatullah.com &#8212; Setelah menghabiskan waktu lebih dari lima tahun penelitian di laboratorium, Dr. Faten Abdel-Rahman Khorshid, ilmuwan Saudi yang juga staf King [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=29&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Air Seni Onta Manjur Obati Kanker<br />
Thursday, 16 July 2009 09:54<br />
E-mail Print PDF<br />
Pengobatan ala Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasalam tidak pernah diragukan, penelitian ilmiah sekedar menegaskannya. Orang Barat selalu sinis melihatnya</p>
<p>Hidayatullah.com &#8212; Setelah menghabiskan waktu lebih dari lima tahun penelitian di laboratorium,  Dr. Faten Abdel-Rahman Khorshid, ilmuwan Saudi yang juga staf  King Abdul Aziz University (KAAU) dan Presiden Tissues Culture Unit di Pusat Penelitian Medis King Fahd itu, menemukan bahwa partikel nano dalam air seni hewan onta dapat melawan sel kanker dengan baik.</p>
<p>Penelitiannya diawali dengan eksperimen menggunakan air seni onta, sel kanker yang ada di organ paru-paru seorang pasien, serta tikus yang disuntikkan sel kanker leukimia dan air seni onta.</p>
<p>Berbicara kepada Saudi Gaette Dr. Khorshid mengatakan, ia terinspirasi oleh saran pengobatan dari Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bahwa air seni onta mengandung zat alami yang bisa membasmi sel berbahaya, serta menjaga sel-sel sehat pada pasien pengidap kanker.</p>
<p>“Pengobatan ini bukan sebuah penemuan baru, melainkan diambil dari warisan peninggalan Nabi kita,” katanya. Dalam sebuah hadits dari Bukhari (2855) dan Muslim (1671) dikatakan, beberapa orang datang ke Madinah dan jatuh sakit dengan perut yang membesar. Rasulullah menyuruh untuk mencampur susu onta dengan air seninya, kemudian diminum. Setelah itu mereka pun sembuh. Perut yang bengkak mengindikasikan kemungkinan adanya edema, penyakit liver, atau kanker.</p>
<p>Lebih lanjut Dr. Khorshid mengatakan bahwa ia bukan dokter, melainkan seorang ilmuwan yang pekerjaannya meliputi melakukan persiapan dan percobaan terhadap obat-obatan di laboratorium, serta mengawasi pembuatan, percobaan dan pemberian obat kepada pasien.</p>
<p>“Kami telah meneliti dan mengkaji (air seni onta) selama tujuh tahun. Selama itu kami telah mengujicobakan efektivitas air seni onta untuk melawan sel kanker sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh International Cancer Institute,” katanya menjelaskan.</p>
<p>Menurut hasil studinya yang telah diterbitkan perihal masalah tersebut, uji klinis yang dilakukan timnya terhadap pasien menunjukkan bahwa obat (dalam bentuk kapsul dan sirup) yang diberikan, tidak memberikan efek samping yang berbahaya.</p>
<p>Pada kasus seorang pasien relawan pengidap kanker paru-paru, obat yang diberikan mampu memperkecil ukuran tumor hingga setengahnya hanya dalam waktu satu bulan. Sang pasien dan beberapa orang lain yang sama, penyakitnya sekarang ini masih dalam perawatan.</p>
<p>Dengan memperhatikan saran yang ditemukan dalam hadits tersebut, Dr. Khorshid mengkombinasikan sejumlah susu dan air seni onta untuk membuat obatnya dan fokus pada beberapa jenis kanker tertentu, seperti kanker paru-paru, kanker darah, kanker perut, kanker usus besar, tumor otak, dan kanker payudara.</p>
<p>Ia menyarankan seluruh pasien relawan untuk menggunakan susu dan air seni onta segar. Keduanya diminum secara terpisah dalam jangka waktu tertentu, dan kemudian digabung.</p>
<p>Penyakit lain yang diteliti meliputi vitiligo (kurangnya zat warna pada sejumlah tempat di kulit), eksim, dan psoriasis (penyakit autoimune yang mempengaruhi kulit dan persendian).</p>
<p>Namun, Dr. Khorshid hanya akan memberikan resep pengobatan itu kepada pasien di luar pasien relawan, jika perusahaan farmasi sudah memiliki izin untuk obat tersebut. Sekarang ini obatnya masih dalam proses pengujian.</p>
<p>“Kami menyediakan obat dalam bentuk salep, kapsul, sirup, shampo, sabun dan gel untuk mengobati penyakit-penyakit yang sudah disebutkan, jika sudah mendapat izin dari Kementerian Kesehatan dan diproduksi massal oleh pabrik farmasi,” katanya.</p>
<p>Hasil kajian Dr. Khorshid telah mendapat persetujuan formal dari Komite Etika Penelitian Ilmiah di KAAU.</p>
<p>Penelitan itu juga menghasilkan medali emas bagi tim peneliti atas inovasinya, yang diberikan oleh Kerajaan pada tahun 2008. Dan obatnya terpilih sebagai salah satu dari enam inovasi terbaik dari 600 inovasi yang diajukan dalam International Innovation and Technology Exhibition (ITEX) 2009 yang diselenggarakan di Malaysia pada bulan Mei. [di/sg/www.hidayatullah.com]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=29&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/16/iptek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EVOLUSI 4</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-4/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-4/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 10:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVOLUSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Mekanisme Khayalan Teori Evolusi Model neo-Darwinis, yang dapat kita anggap sebagai teori evolusi yang &#8220;paling diakui&#8221; saat ini, menyatakan bahwa kehidupan telah mengalami perubahan atau berevolusi melalui dua mekanisme alamiah: &#8220;seleksi alam&#8221; dan &#8220;mutasi&#8221;. Dasar teori ini sebagai berikut: seleksi alam dan mutasi adalah dua mekanisme yang saling melengkapi. Modifikasi evolusioner berasal dari mutasi secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=27&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mekanisme Khayalan Teori Evolusi</p>
<p>Model neo-Darwinis, yang dapat kita anggap sebagai teori evolusi yang &#8220;paling diakui&#8221; saat ini, menyatakan bahwa kehidupan telah mengalami perubahan atau berevolusi melalui dua mekanisme alamiah: &#8220;seleksi alam&#8221; dan &#8220;mutasi&#8221;. Dasar teori ini sebagai berikut: seleksi alam dan mutasi adalah dua mekanisme yang saling melengkapi. Modifikasi evolusioner berasal dari mutasi secara acak yang terjadi pada struktur genetis makhluk hidup. Sifat-sifat yang ditimbulkan oleh mutasi kemudian diseleksi melalui mekanisme seleksi alam dan dengan demikian makhluk hidup berevolusi.</p>
<p>Akan tetapi jika teori ini kita teliti lebih jauh, ternyata mekanisme evolusi semacam ini tidak ada sama sekali, sebab tidak ada kontribusi dari seleksi alam maupun mutasi kepada pernyataan bahwa beragam spesies telah berevolusi dan berubah dari satu spesies menjadi spesies yang lain.</p>
<p>Seleksi Alam</p>
<p>Sebagai suatu proses alamiah, seleksi alam telah dikenal ahli biologi sebelum Darwin, yang mendefinisikannya sebagai &#8220;mekanisme yang menjaga agar spesies tidak berubah tanpa menjadi rusak&#8221;. Darwin adalah orang pertama yang mengemukakan bahwa proses ini memiliki kekuatan evolusi. Ia kemudian membangun seluruh teorinya berlandaskan pernyataan tersebut. Seleksi alam sebagai dasar teori Darwin ditunjukkan oleh judul yang ia berikan pada bukunya: The Origin of Species, by means of Natural Selection&#8230;.</p>
<p>Akan tetapi, sejak masa Darwin, tidak pernah dikemukakan sebuah bukti pun yang menunjukkan bahwa seleksi alam telah menyebabkan makhluk hidup berevolusi. Colin Patterson, seorang ahli paleontologi senior pada Museum of Natural History di Inggris, yang juga seorang evolusionis terkemuka, menegaskan bahwa seleksi alam tidak pernah ditemukan memiliki kekuatan yang menyebabkan sesuatu berevolusi:</p>
<p>    Tidak seorang pun pernah menghasilkan suatu spesies melalui mekanisme seleksi alam, bahkan sekadar untuk mendekatinya. Kebanyakan perdebatan dalam neo-Darwinisme sekarang ini adalah seputar pertanyaan ini.1</p>
<p>Seleksi alam menyatakan bahwa makhluk-makhluk hidup yang lebih mampu menyesuaikan diri dengan kondisi alam habitatnya akan mendominasi dengan cara memiliki keturunan yang mampu bertahan hidup, sebaliknya yang tidak mampu akan punah. Sebagai contoh, dalam sekelompok rusa yang hidup di bawah ancaman hewan pemangsa, secara alamiah rusa-rusa yang mampu berlari lebih kencang akan bertahan hidup. Itu memang benar. Akan tetapi, hingga kapan pun proses ini berlangsung, tidak akan membuat rusa-rusa tersebut menjadi spesies lain. Rusa akan tetap menjadi rusa.</p>
<p>Kita akan melihat bahwa contoh-contoh seleksi alam yang dikemukakan evolusionis tidak lain hanyalah usaha untuk mengelabui.</p>
<p>&#8220;Penggelapan Warna karena Pengaruh Industri&#8221; *</p>
<p>Pada tahun 1986, Douglas Futuyma menerbitkan sebuah buku, The Biology of Evolution, yang diterima sebagai salah satu sumber paling eksplisit menjelaskan teori evolusi melalui seleksi alam. Contohnya yang paling terkenal adalah mengenai warna populasi ngengat, yang tampak menjadi lebih gelap selama Revolusi Industri di Inggris.</p>
<p>Menurut kisahnya, pada awal Revolusi Industri di Inggris, warna kulit batang pohon di sekitar Manchester benar-benar terang. Karena itu, ngengat berwarna gelap yang hinggap pada pohon-pohon tersebut mudah terlihat oleh burung-burung pemangsa, sehingga mereka memiliki kemungkinan hidup yang rendah. Lima puluh tahun kemudian, akibat polusi, warna kulit kayu menjadi lebih gelap, dan saat itu ngengat berwarna cerah menjadi yang paling mudah diburu. Akibatnya, jumlah ngengat berwarna cerah berkurang, sementara populasi ngengat berwarna gelap meningkat karena mereka tidak mudah terlihat. Evolusionis menggunakan ini sebagai bukti kuat teori mereka. Mereka malah berlindung dan menghibur diri di balik etalase dengan menunjukkan bahwa ngengat berwarna cerah &#8220;telah berevolusi&#8221; menjadi ngengat berwarna gelap.</p>
<p>Contoh penggelapan warna karena pengaruh industri jelas bukan bukti evolusi, sebab proses ini tidak memunculkan jenis ngengat baru. Seleksi hanya terjadi di antara varietas yang telah ada.</p>
<p>eharusnya sudah sangat jelas bahwa keadaan ini sama sekali tidak dapat digunakan sebagai bukti teori evolusi, karena seleksi alam tidak memunculkan bentuk baru yang sebelumnya tidak ada. Ngengat berwarna gelap sudah ada dalam populasi ngengat sebelum Revolusi Industri. Yang berubah hanya proporsi relatif dari varietas ngengat yang ada. Ngengat tersebut tidak mendapatkan sifat atau organ baru, yang memunculkan &#8220;spesies baru&#8221;. Sedangkan agar seekor ngengat berubah menjadi spesies lain, menjadi burung misalnya, penambahan-penambahan baru harus terjadi pada gen-gennya. Dengan kata lain, program genetis yang sama sekali berbeda harus dimasukkan untuk memuat informasi mengenai sifat-sifat fisik burung.</p>
<p>Singkatnya, seleksi alam tidak mampu menambahkan organ baru pada makhluk hidup, menghilangkan organ, atau mengubah makhluk itu menjadi spesies lain. Hal ini sungguh bertentangan dengan khayalan evolusionis. Bukti &#8220;terbesar&#8221; tadi dikemukakan karena Darwin hanya mampu mencontohkan &#8220;Melanisme industri&#8221; pada ngengat-ngengat di Inggris.</p>
<p>Dapatkah Seleksi Alam Menjelaskan Kompleksitas?</p>
<p>Seleksi alam sama sekali tidak memberikan kontribusi kepada teori evolusi, sebab mekanisme ini tidak pernah mampu menambah atau memperbaiki informasi genetis suatu spesies. Seleksi alam juga tidak dapat mengubah satu spesies menjadi spesies lain: bintang laut menjadi ikan, ikan menjadi katak, katak menjadi buaya, atau buaya menjadi bu-rung. Seorang pendukung fanatik teori punctuated equilibrium, Gould, menyinggung kebuntuan seleksi alam ini sebagai berikut:</p>
<p>    Intisari Darwinisme terdapat dalam sebuah kalimat: seleksi alam merupakan kekuatan yang menciptakan perubahan evolusi. Tak ada yang menyangkal bahwa seleksi alam akan berperan negatif dengan menghilangkan individu-individu yang lemah. Menurut teori Darwin, itu berarti pula seleksi alam memunculkan individu-individu kuat.2</p>
<p>Evolusionis juga menggunakan metode menyesatkan lainnya dalam masalah seleksi alam: mereka berusaha menampilkan mekanisme ini sebagai &#8220;perancang yang memiliki kesadaran&#8221;. Akan tetapi, seleksi alam tidak memiliki kesadaran. Seleksi alam tidak memiliki kehendak yang dapat menentukan apa yang baik dan yang buruk bagi makhluk hidup. Karenanya, seleksi alam tidak dapat menjelaskan sistem-sistem biologis dan organ-organ yang memiliki &#8220;kompleksitas tak tersederhanakan&#8221; (irreducible complexity). Sistem-sistem dan organ-organ ini tersusun atas kerja sama sejumlah besar bagian, dan tidak berfungsi jika ada satu saja bagian yang hilang atau rusak. (Contohnya, mata manusia tidak berfungsi kecuali jika semua detailnya ada). Jadi, kehendak yang menyatukan bagian-bagian tersebut seharusnya mampu memperkirakan masa depan dan langsung mengarah pada keuntungan yang perlu dicapai pada tahapan terakhir. Karena seleksi alam tidak memiliki kesadaran atau kehendak, seleksi alam tidak dapat melakukan hal seperti itu. Fakta ini, yang juga menghancurkan pondasi teori evolusi, telah membuat Darwin khawatir: &#8220;Jika dapat ditunjukkan suatu organ kompleks, yang tidak mungkin terbentuk melalui banyak modifikasi kecil bertahap, maka teori saya akan sepenuhnya runtuh.&#8221; 3</p>
<p>Seleksi alam berperan sebagai mekanisme pengeliminasi individu-individu lemah dalam suatu spesies. Ini adalah kekuatan konservasi yang menjaga spesies yang ada dari kepunahan. Namun mekanisme ini tidak memiliki kemampuan mengubah satu spesies ke spesies lain.</p>
<p>Seleksi alam hanya mengeliminir individu-individu suatu spesies yang cacat, lemah atau tidak mampu beradaptasi dengan habitatnya. Mekanisme ini tidak dapat menghasilkan spesies baru, informasi genetis baru, atau organ-organ baru. Dengan demikian, seleksi alam tidak mampu menyebabkan apa pun berevolusi. Darwin menerima kenyataan ini dengan mengatakan: &#8220;Seleksi alam tidak dapat melakukan apa pun sampai variasi-variasi menguntungkan berkebetulan terjadi&#8221;.4 Karena itulah neo-Darwinisme harus mengangkat mutasi sejajar dengan seleksi alam sebagai &#8220;penyebab perubahan-perubahan menguntungkan&#8221;. Akan tetapi, seperti yang akan kita lihat, mutasi hanya dapat men-jadi &#8220;penyebab perubahan-perubahan merugikan&#8221;.</p>
<p>Mutasi</p>
<p>Mutasi didefinisikan sebagai pemutusan atau penggantian yang terjadi pada molekul DNA, yang terdapat dalam inti sel makhluk hidup dan berisi semua informasi genetis. Pemutusan atau penggantian ini diakibatkan pengaruh-pengaruh luar seperti radiasi atau reaksi kimiawi. Setiap mutasi adalah &#8220;kecelakaan&#8221; dan merusak nukleotida-nukleotida yang membangun DNA atau mengubah posisinya. Hampir selalu, mutasi menyebabkan kerusakan dan perubahan yang sedemikian parah sehingga tidak dapat diperbaiki oleh sel tersebut.</p>
<p>Mutasi, yang sering dijadikan tempat berlindung evolusionis, bukan tongkat sihir yang dapat mengubah makhluk hidup ke bentuk yang lebih maju dan sempurna. Akibat langsung mutasi sungguh berbahaya. Perubahan-perubahan akibat mutasi hanya akan be-rupa kematian, cacat dan abnormalitas, seperti yang dialami oleh penduduk Hiroshima, Nagasaki dan Chernobyl. Alasannya sangat sederhana: DNA memiliki struktur teramat kompleks, dan pengaruh-pengaruh yang acak hanya akan menyebabkan kerusakan pada struktur tersebut. B.G. Ranganathan menyatakan:</p>
<p>    Mutasi bersifat kecil, acak dan berbahaya. Mutasi pun jarang terjadi dan kalau-pun terjadi, kemungkinan besar mutasi itu tidak berguna. Empat karakteristik mutasi ini menunjukkan bahwa mutasi tidak dapat mengarah pada perkembangan evolusioner. Suatu perubahan acak pada organisme yang sangat terspesialisasi bersifat tidak berguna atau membahayakan. Perubahan acak pada sebuah jam tidak dapat memperbaiki, malah kemungkinan besar akan merusaknya atau tidak berpengaruh sama sekali. Gempa bumi tidak akan memperbaiki kota, tetapi menghancurkannya.5</p>
<p>Tidak mengherankan, sejauh ini tidak ditemukan satu mutasi pun yang berguna. Semua mutasi telah terbukti membahayakan. Seorang ilmuwan evolusionis, Warren Weaver, mengomentari laporan The Committee on Genetic Effects of Atomic Radiation, sebuah komite yang meneliti mutasi yang mungkin disebabkan oleh senjata-senjata nuklir selama Perang Dunia II, sebagai berikut:</p>
<p>    Banyak orang akan tercengang oleh pernyataan bahwa hampir semua gen mu-tan yang diketahui ternyata membahayakan. Jika mutasi adalah bagian penting dalam proses evolusi, bagaimana mungkin sebuah efek yang baik &#8211; evolusi ke bentuk kehidupan lebih tinggi &#8211; berasal dari mutasi yang hampir semuanya berbahaya? 6</p>
<p>Semua Mutasi Membahayakan</p>
<p>Kiri: Seekor lalat buah (drosophila) normal.<br />
Kanan: Seekor lalat buah dengan kaki tumbuh di kepala; mutasi akibat radiasi.<br />
Efek mutasi yang mengenaskan pada tubuh manusia. Bocah laki-laki di samping adalah korban kecelakaan instalasi nuklir Chernobyl.</p>
<p>Setiap upaya untuk &#8220;menghasilkan mutasi yang menguntungkan&#8221; berakhir dengan kegagalan. Selama puluhan tahun, evolusionis melakukan berbagai percobaan untuk menghasilkan mutasi pada lalat buah, karena serangga ini bereproduksi sangat cepat sehingga mutasi akan muncul dengan cepat pula. Dari generasi ke generasi lalat ini telah dimutasikan, tetapi mutasi yang menguntungkan tidak pernah dihasilkan. Seorang ahli genetika evolusionis, Gordon Taylor, menulis:</p>
<p>    Pada ribuan percobaan pengembangbiakan lalat yang dilakukan di seluruh dunia selama lebih dari 50 tahun, tidak ada spesies baru yang muncul&#8230; bahkan satu enzim baru pun tidak. 7</p>
<p>Seorang peneliti lain, Michael Pitman, berkomentar tentang kegagalan percobaan-percobaan yang dilakukan terhadap lalat buah:</p>
<p>    Morgan, Goldschmidt, Muller, dan ahli-ahli genetika lain telah menempatkan beberapa generasi lalat buah pada kondisi ekstrem seperti panas, dingin, terang, gelap dan perlakuan dengan zat kimia dan radiasi. Segala macam jenis mutasi, baik yang hampir tak berarti maupun yang positif merugikan, telah dihasilkan. Inikah evolusi buatan manusia? Tidak juga. Hanya sebagian kecil monster buatan ahli-ahli genetika tersebut yang mungkin mampu bertahan hidup di luar botol tempat mereka dikembangbiakkan. Pada kenyataannya, mutan-mutan tersebut mati, mandul, atau cenderung kembali ke bentuk asal.8</p>
<p>Hal yang sama berlaku bagi manusia. Semua mutasi yang teramati pada manusia mengakibatkan kerusakan berupa cacat atau kelemahan fisik, misalnya mongolisme, sindroma Down, albinisme, dwarfisme atau kanker. Namun, para evolusionis berusaha mengaburkan permasalahan, bahkan dalam buku-buku pelajaran evolusionis contoh-contoh mutasi yang merusak ini disebut sebagai &#8220;bukti evolusi&#8221;. Tidak perlu dikatakan lagi, sebuah proses yang menyebabkan manusia cacat atau sakit tidak mungkin menjadi &#8220;mekanisme evolusi&#8221; &#8211; evolusi seharusnya menghasilkan bentuk-bentuk yang lebih baik dan lebih mampu bertahan hidup.</p>
<p>Sebagai rangkuman, ada tiga alasan utama mengapa mutasi tidak dapat dijadikan bukti yang mendukung pernyataan evolusionis:<br />
1) Efek langsung dari mutasi membahayakan. Mutasi terjadi secara acak, karenanya mutasi hampir selalu merusak makhluk hidup yang mengalaminya. Logika mengatakan bahwa intervensi secara tak sengaja pada sebuah struktur sempurna dan kompleks tidak akan mem-perbaiki struktur tersebut, tetapi merusaknya. Dan memang, tidak per-nah ditemukan satu pun &#8220;mutasi yang bermanfaat&#8221;.<br />
2) Mutasi tidak menambahkan informasi baru pada DNA suatu organisme. Partikel-partikel penyusun informasi genetika terenggut dari tempatnya, rusak atau terbawa ke tempat lain. Mutasi tidak dapat memberi makhluk hidup organ atau sifat baru. Mutasi hanya meng-akibatkan ketidaknormalan seperti kaki yang muncul di punggung, atau telinga yang tumbuh dari perut.</p>
<p>3) Agar dapat diwariskan pada generasi selanjutnya, mutasi harus terjadi pada sel-sel reproduksi organisme tersebut. Perubahan acak yang terjadi pada sel biasa atau organ tubuh tidak dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya. Sebagai contoh, mata manusia yang berubah aki-bat efek radiasi atau sebab lain, tidak akan diwariskan kepada generasi-generasi berikutnya.</p>
<p>Singkatnya, makhluk hidup tidak mungkin berevolusi karena di alam tidak ada mekanisme yang menyebabkannya. Kenyataan ini sesuai dengan bukti-bukti catatan fosil, yang menunjukkan bahwa skenario evolusi sangat menyimpang dari kenyataan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=27&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EVOLUSI 3</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-3/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 10:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVOLUSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Singkat Teori Evolusi Akar pemikiran evolusionis muncul sezaman dengan keyakinan dogmatis yang berusaha keras mengingkari penciptaan. Mayoritas filsuf penganut pagan di zaman Yunani kuno mempertahankan gagasan evolusi. Jika kita mengamati sejarah filsafat, kita akan melihat bahwa gagasan evolusi telah menopang banyak filsafat pagan. Akan tetapi bukan filsafat pagan kuno ini yang telah berperan penting [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=24&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah Singkat Teori Evolusi</p>
<p>Akar pemikiran evolusionis muncul sezaman dengan keyakinan dogmatis yang berusaha keras mengingkari penciptaan. Mayoritas filsuf penganut pagan di zaman Yunani kuno mempertahankan gagasan evolusi. Jika kita mengamati sejarah filsafat, kita akan melihat bahwa gagasan evolusi telah menopang banyak filsafat pagan.</p>
<p>Akan tetapi bukan filsafat pagan kuno ini yang telah berperan penting dalam kelahiran dan perkembangan ilmu pengetahuan modern, melainkan keimanan kepada Tuhan. Pada umumnya mereka yang memelopori ilmu pengetahuan modern mempercayai keberadaan-Nya. Seraya mempelajari ilmu pengetahuan, mereka berusaha menyingkap rahasia jagat raya yang telah diciptakan Tuhan dan mengungkap hukum-hukum dan detail-detail dalam ciptaan-Nya. Ahli Astronomi seperti Leonardo da Vinci, Copernicus, Keppler dan Galileo; bapak paleontologi, Cuvier; perintis botani dan zoologi, Linnaeus; dan Isaac Newton, yang dijuluki sebagai &#8220;ilmuwan terbesar yang pernah ada&#8221;, semua mempelajari ilmu pengetahuan dengan tidak hanya meyakini keberadaan Tuhan, tetapi juga bahwa keseluruhan alam semesta adalah hasil ciptaan-Nya 1 Albert Einstein, yang dianggap sebagai orang paling jenius di zaman kita, adalah seorang ilmuwan yang mempercayai Tuhan dan menyatakan, &#8220;Saya tidak bisa membayangkan ada ilmuwan sejati tanpa keimanan mendalam seperti itu. Ibaratnya: ilmu pengetahuan tanpa agama akan pincang.&#8221; 2</p>
<p>Salah seorang pendiri fisika modern, dokter asal Jerman, Max Planck mengatakan bahwa setiap orang, yang mempelajari ilmu pengetahuan dengan sungguh-sungguh, akan membaca pada gerbang istana ilmu pengetahuan sebuah kata: &#8220;Berimanlah&#8221;. Keimanan adalah atribut penting seorang ilmuwan.3</p>
<p>Teori evolusi merupakan buah filsafat materialistis yang muncul bersamaan dengan kebangkitan filsafat-filsafat materialistis kuno dan kemudian menyebar luas di abad ke-19. Seperti telah disebutkan sebelumnya, paham materialisme berusaha menjelaskan alam semata melalui faktor-faktor materi. Karena menolak penciptaan, pandangan ini menyatakan bahwa segala sesuatu, hidup ataupun tak hidup, muncul tidak melalui penciptaan tetapi dari sebuah peristiwa kebetulan yang kemudian mencapai kondisi teratur. Akan tetapi, akal manusia sedemikian terstruktur sehingga mampu memahami keberadaan sebuah kehendak yang mengatur di mana pun ia menemukan keteraturan. Filsafat materialistis, yang bertentangan dengan karakteristik paling mendasar akal manusia ini, memunculkan &#8220;teori evolusi&#8221; di pertengahan abad ke-19.</p>
<p>Khayalan Darwin</p>
<p>Orang yang mengemukakan teori evolusi sebagaimana yang dipertahankan dewasa ini, adalah seorang naturalis amatir dari Inggris, Charles Robert Darwin.</p>
<p>Darwin tidak pernah mengenyam pendidikan formal di bidang biologi. Ia hanya memiliki ketertarikan amatir pada alam dan makhluk hidup. Minat tersebut mendorongnya bergabung secara sukarela dalam ekspedisi pelayaran dengan sebuah kapal bernama H.M.S. Beagle, yang berangkat dari Inggris tahun 1832 dan mengarungi berbagai belahan dunia selama lima tahun. Darwin muda sangat takjub melihat beragam spesies makhluk hidup, terutama jenis-jenis burung finch tertentu di kepulauan Galapagos. Ia mengira bahwa variasi pada paruh burung-burung tersebut disebabkan oleh adaptasi mereka terhadap habitat. Dengan pemikiran ini, ia menduga bahwa asal usul kehidupan dan spesies berdasar pada konsep &#8220;adaptasi terhadap lingkungan&#8221;. Menurut Darwin, aneka spesies makhluk hidup tidak diciptakan secara terpisah oleh Tuhan, tetapi berasal dari nenek mo-yang yang sama dan menjadi berbeda satu sama lain akibat kondisi alam.</p>
<p>Hipotesis Darwin tidak berdasarkan penemuan atau penelitian ilmiah apa pun; tetapi kemudian ia menjadikannya sebuah teori monumental berkat dukungan dan dorongan para ahli biologi materialis terkenal pada masanya. Gagasannya menyatakan bahwa individu-individu yang beradaptasi pada habitat mereka dengan cara terbaik, akan menurunkan sifat-sifat mereka kepada generasi berikutnya. Sifat-sifat yang menguntungkan ini lama-kelamaan terakumulasi dan mengubah suatu individu menjadi spesies yang sama sekali berbeda dengan nenek moyangnya. (Asal usul &#8220;sifat-sifat yang menguntungkan&#8221; ini belum diketahui pada waktu itu.) Menurut Darwin, manusia adalah hasil paling maju dari mekanisme ini.</p>
<p>Charles Darwin</p>
<p>Darwin menamakan proses ini &#8220;evolusi melalui seleksi alam&#8221;. Ia mengira telah menemukan &#8220;asal usul spesies&#8221;: suatu spesies berasal dari spesies lain. Ia mempublikasikan pandangannya ini dalam bukunya yang berjudul The Origin of Species, By Means of Natural Selection pada tahun 1859.</p>
<p>Darwin sadar bahwa teorinya menghadapi banyak masalah. Ia mengakui ini dalam bukunya pada bab &#8220;Difficulties of the Theory&#8221;. Kesulitan-kesulitan ini terutama pada catatan fosil dan organ-organ rumit makhluk hidup (misalnya mata) yang tidak mungkin dijelaskan dengan konsep kebetulan, dan naluri makhluk hidup. Darwin berharap kesulitan-kesulitan ini akan teratasi oleh penemuan-penemuan baru; tetapi bagaimanapun ia tetap mengajukan sejumlah penjelasan yang sangat tidak memadai untuk sebagian kesulitan tersebut. Seorang ahli fisika Amerika, Lipson, mengomentari &#8220;kesulitan-kesulitan&#8221; Darwin tersebut:</p>
<p>    Ketika membaca The Origin of Species, saya mendapati bahwa Darwin sendiri tidak seyakin yang sering dikatakan orang tentangnya; bab &#8220;Difficulties of the Theory&#8221; misalnya, menunjukkan keragu-raguannya yang cukup besar. Sebagai seorang fisikawan, saya secara khusus merasa terganggu oleh komentarnya mengenai bagaimana mata terbentuk.4</p>
<p>Saat menyusun teorinya, Darwin terkesan oleh para ahli biologi evolusionis sebelumnya, terutama seorang ahli biologi Perancis, Lamarck.5 Menurut Lamarck, makhluk hidup mewariskan ciri-ciri yang mereka dapatkan selama hidupnya dari satu generasi ke generasi berikutnya, sehingga terjadilah evolusi. Sebagai contoh, jerapah berevolusi dari binatang yang menyerupai antelop. Perubahan itu terjadi dengan memanjangkan leher mereka sedikit demi sedikit dari generasi ke generasi ketika berusaha menjangkau dahan yang lebih tinggi untuk memperoleh makanan. Darwin menggunakan hipotesis Lamarck tentang &#8220;pewarisan sifat-sifat yang diperoleh&#8221; sebagai faktor yang menyebabkan makhluk hidup berevolusi.</p>
<p>FOKUS: Rasisme Darwin</p>
<p>Salah satu aspek diri Darwin yang terpenting namun tidak banyak diketahui adalah pandangan rasisnya: Darwin menganggap orang-orang kulit putih Eropa lebih &#8220;maju&#8221; dibandingkan ras-ras manusia lainnya. Selain beranggapan bahwa manusia adalah makhluk mirip kera yang telah berevolusi, Darwin juga ber-pendapat bahwa beberapa ras manusia berkembang lebih maju dibandingkan ras-ras lain, dan ras-ras terbelakang ini masih memiliki sifat kera. Dalam bukunya The Descent of Man yang diterbitkannya setelah The Origin of Species, dengan berani ia berkomentar tentang &#8220;perbedaan-perbedaan besar antara manusia dari beragam ras&#8221;.1 Dalam bukunya tersebut, Darwin berpendapat bahwa orang-orang kulit hitam dan orang Aborigin Australia sama dengan gorila, dan berkesimpulan bahwa mereka lambat laun akan &#8220;disingkirkan&#8221; oleh &#8220;ras-ras beradab&#8221;. Ia berkata:</p>
<p>    Di masa mendatang, tidak sampai berabad-abad lagi, ras-ras manusia beradab hampir dipastikan akan memusnahkan dan menggantikan ras-ras biadab di seluruh dunia. Pada saat yang sama, kera-kera antropomorfus (menyerupai manusia)&#8230; tak diragukan lagi akan musnah. Selanjutnya jarak antara manusia dengan padanan terdekatnya akan lebih lebar, karena jarak ini akan memisahkan manusia dalam keadaan yang lebih beradab &#8211; kita dapat berharap bahkan lebih dari Kaukasian &#8211; dengan jenis-jenis kera serendah babun, tidak seperti sekarang yang hanya memisahkan negro atau penduduk asli Australia dengan gorila.2</p>
<p>Pendapat-pendapat Darwin yang tidak masuk akal ini tidak hanya dijadikan teori, tetapi juga diposisikan sebagai &#8220;dasar ilmiah&#8221; paling penting bagi rasisme. Dengan asumsi bahwa makhluk hidup berevolusi ketika berjuang mempertahankan hidup, Darwinisme bahkan dimasukkan ke dalam ilmu-ilmu sosial, dan dijadikan sebuah konsep yang kemudian dinamakan &#8220;Darwinisme Sosial&#8221;.</p>
<p>Darwinisme Sosial berpendapat bahwa ras-ras manusia berada pada tingkatan berbeda-beda pada &#8220;tangga evolusi&#8221;, dan ras-ras Eropa adalah yang paling &#8220;maju&#8221; di antara semua ras, sedangkan ras-ras lain masih memiliki ciri-ciri &#8220;kera&#8221;.</p>
<p>1 Benjamin Farrington, What Darwin Really Said, London, Sphere Books, 1971, S. 54 ff.<br />
2 Charles Darwin, The Descent of Man, 2. Aufl., New York, A.L. Burt Co., 1874, S. 178</p>
<p>Namun Darwin dan Lamarck telah keliru, sebab pada masa mereka, kehidupan hanya dapat dipelajari dengan teknologi yang sangat primitif dan pada tahap yang sangat tidak memadai. Bidang-bidang ilmu pengetahuan seperti genetika dan biokimia belum ada sekalipun hanya nama. Karenanya, teori mereka harus bergantung sepenuhnya pada kekuatan imajinasi.</p>
<p>Di saat gema buku Darwin tengah berkumandang, seorang ahli botani Austria bernama Gregor Mendel menemukan hukum penurunan sifat pada tahun 1865. Meskipun tidak banyak dikenal orang hingga akhir abad ke-19, penemuan Mendel mendapat perhatian besar di awal tahun 1900-an. Inilah awal kelahiran ilmu genetika. Beberapa waktu kemudian, struktur gen dan kromosom ditemukan. Pada tahun 1950-an, penemuan struktur molekul DNA yang berisi informasi genetis menghempaskan teori evolusi ke dalam krisis. Alasannya adalah kerumitan luar biasa dari kehidupan dan ketidakabsahan mekanisme evolusi yang diajukan Darwin.</p>
<p>Perkembangan ini seharusnya membuat teori Darwin terbuang dalam keranjang sampah sejarah. Namun ini tidak terjadi, karena ada kelompok-kelompok tertentu yang bersikeras merevisi, memperbarui dan mengangkat kembali teori ini pada kedudukan ilmiah. Kita dapat memahami maksud upaya-upaya tersebut hanya jika menyadari bahwa di belakang teori ini terdapat tujuan ideologis, bukan sekadar kepentingan ilmiah.</p>
<p>Usaha Putus Asa Neo-Darwinisme</p>
<p>Teori Darwin jatuh terpuruk dalam krisis karena hukum-hukum genetika yang ditemukan pada perempat pertama abad ke-20. Meskipun demikian, sekelompok ilmuwan yang bertekad bulat tetap setia kepada Darwin berusaha mencari jalan keluar. Mereka berkumpul dalam sebuah pertemuan yang diadakan oleh Geological Society of America pada tahun 1941. Ahli genetika seperti G. Ledyard Stebbins dan Theodosius Dobzhansky, ahli zoologi seperti Ernst Mayr dan Julian Huxley, ahli paleontologi seperti George Gaylord Simpson dan Glenn L. Jepsen, dan ahli genetika matematis seperti Ronald Fisher dan Sewall Right, setelah pembicaraan panjang akhirnya menyetujui cara-cara untuk &#8220;menambal sulam&#8221; Darwinisme.</p>
<p>Kader-kader ini berfokus kepada pertanyaan tentang asal usul variasi menguntungkan yang diasumsikan menjadi penyebab makhluk hidup berevolusi -sebuah masalah yang tidak mampu dijelaskan oleh Darwin sendiri dan dielakkan dengan bergantung pada teori Lamarck. Gagasan mereka kali ini adalah &#8220;mutasi acak&#8221; (random mutations). Mereka menamakan teori baru ini &#8220;Teori Evolusi Sintetis Modern&#8221; (The Modern Synthetic Evolution Theory), yang dirumuskan dengan menambahkan konsep mutasi pada teori seleksi alam Darwin. Dalam waktu singkat, teori ini dikenal sebagai &#8220;neo-Darwinisme&#8221; dan mereka yang mengemukakannya disebut &#8220;neo-Darwinis&#8221;.</p>
<p>Beberapa dekade berikutnya menjadi era perjuangan berat untuk membuktikan kebenaran neo-Darwinisme. Telah diketahui bahwa mutasi &#8211; atau &#8220;kecelakaan&#8221; &#8211; yang terjadi pada gen-gen makhluk hidup selalu membahayakan. Neo-Darwinis berupaya memberikan contoh &#8220;mutasi yang menguntungkan&#8221; dengan melakukan ribuan eksperimen mutasi. Akan tetapi semua upaya mereka berakhir dengan kegagalan total.</p>
<p>Mereka juga berupaya membuktikan bahwa makhluk hidup pertama muncul secara kebetulan di bawah kondisi-kondisi bumi primitif, seperti yang diasumsikan teori tersebut. Akan tetapi eksperimen-eksperimen ini pun menemui kegagalan. Setiap eksperimen yang bertujuan membuktikan bahwa kehidupan dapat dimunculkan secara kebetulan telah gagal. Perhitungan probabilitas membuktikan bahwa tidak ada satu pun protein, yang merupakan molekul penyusun kehidupan, dapat muncul secara kebetulan. Begitu pula sel, yang menurut anggapan evolusionis muncul secara kebetulan pada kondisi bumi primitif dan tidak terkendali, tidak dapat disintesis oleh laboratorium-laboratorium abad ke-20 yang tercanggih sekalipun.</p>
<p>Teori neo-Darwinis telah ditumbangkan pula oleh catatan fosil. Tidak pernah ditemukan di belahan dunia mana pun &#8220;bentuk-bentuk transisi&#8221; yang diasumsikan teori neo-Darwinis sebagai bukti evolusi bertahap pada makhluk hidup dari spesies primitif ke spesies lebih maju. Begitu pula perbandingan anatomi menunjukkan bahwa spesies yang diduga telah berevolusi dari spesies lain ternyata memiliki ciri-ciri anatomi yang sangat berbeda, sehingga mereka tidak mungkin menjadi nenek moyang dan keturunannya.</p>
<p>Neo-Darwinisme memang tidak pernah menjadi teori ilmiah, tapi merupakan sebuah dogma ideologis kalau tidak bisa disebut sebagai semacam &#8220;agama&#8221;. Oleh karena itu, pendukung teori evolusi masih saja mempertahankannya meskipun bukti-bukti berbicara lain. Tetapi ada satu hal yang mereka sendiri tidak sependapat, yaitu model evolusi mana yang &#8220;benar&#8221; dari sekian banyak model yang diajukan. Salah satu hal terpenting dari model-model tersebut adalah sebuah skenario fantastis yang disebut &#8220;punctuated equilibrium&#8221;.</p>
<p>Coba-Coba: Punctuated Equilibrium</p>
<p>Sebagian besar ilmuwan yang mempercayai evolusi menerima teori neo-Darwinis bahwa evolusi terjadi secara perlahan dan bertahap. Pada beberapa dekade terakhir ini, telah dikemukakan sebuah model lain yang dinamakan &#8220;punctuated equilibrium&#8221;. Model ini menolak gagasan Darwin tentang evolusi yang terjadi secara kumulatif dan sedikit demi sedikit. Sebaliknya, model ini menyatakan evolusi terjadi dalam &#8220;loncatan&#8221; besar yang diskontinu.</p>
<p>Sthephen Jay Gould</p>
<p>Pembela fanatik pendapat ini pertama kali muncul pada awal tahun 1970-an. Awalnya, dua orang ahli paleontologi Amerika, Niles Eldredge dan Stephen Jay Gould, sangat sadar bahwa pernyataan neo-Darwinis telah diruntuhkan secara absolut oleh catatan fosil. Fosil-fosil telah membuktikan bahwa makhluk hidup tidak berasal dari evolusi bertahap, tetapi muncul tiba-tiba dan sudah terbentuk sepenuhnya. Hingga sekarang neo-Darwinis senantiasa berharap bahwa bentuk peralihan yang hilang suatu hari akan ditemukan. Eldredge dan Gould menyadari bahwa harapan ini tidak berdasar, namun di sisi lain mereka tetap tidak mampu meninggalkan dogma evolusi. Karena itulah akhirnya mereka mengemukakan sebuah model baru yang disebut punctuated equilibrium tadi. Inilah model yang menyatakan bahwa evolusi tidak terjadi sebagai hasil dari variasi minor, namun dalam per-ubahan besar dan tiba-tiba.</p>
<p>Model ini hanya sebuah khayalan. Sebagai contoh, O.H. Shindewolf, seorang ahli paleontologi dari Eropa yang merintis jalan bagi Eldredge dan Gould, menyatakan bahwa burung pertama muncul dari sebutir telur reptil, sebagai &#8220;mutasi besar-besaran&#8221; (gross mutation), yakni akibat &#8220;kecelakaan&#8221; besar yang terjadi pada struktur gen.6 Menurut teori tersebut, seekor binatang darat dapat menjadi paus raksasa setelah mengalami perubahan menyeluruh secara tiba-tiba. Pernyataan yang sama sekali bertentangan dengan hukum-hukum genetika, biofisika dan biokimia ini, sama ilmiahnya dengan dongeng katak yang menjadi pangeran! Dalam ketidakberdayaan karena pandangan neo-Darwinis terpuruk dalam krisis, sejumlah ahli paleontologi pro-evolusi mempercayai teori ini, teori baru yang bahkan lebih ganjil daripada neo-Darwinisme itu sendiri.</p>
<p>Satu-satunya tujuan model ini adalah memberikan penjelasan untuk mengisi celah dalam catatan fosil yang tidak dapat dijelaskan model neo-Darwinis. Namun, usaha menjelaskan kekosongan fosil dalam evolusi burung dengan pernyataan bahwa &#8220;seekor burung muncul tiba-tiba dari sebutir telur reptil&#8221; sama sekali tidak rasional. Sebagaimana diakui oleh evolusionis sendiri, evolusi dari satu spesies ke spesies lain membutuhkan perubahan besar informasi genetis yang menguntungkan. Akan tetapi, tidak ada mutasi yang memperbaiki informasi genetis atau menambahkan informasi baru padanya. Mutasi hanya merusak informasi genetis. Dengan demikian, &#8220;mutasi besar-besaran&#8221; yang digambarkan oleh model punctuated equilibrium hanya akan menyebabkan pengurangan atau perusakan &#8220;besar-besaran&#8221; pada informasi genetis.</p>
<p>Lebih jauh lagi, model punctuated equilibrium runtuh sejak pertama kali muncul karena ketidakmampuannya menjawab pertanyaan tentang asal usul kehidupan; pertanyaan serupa yang menggugurkan model neo-Darwinis sejak awal. Karena tidak satu protein pun yang muncul secara kebetulan, perdebatan mengenai apakah organisme yang terdiri dari milyaran protein mengalami proses evolusi secara &#8220;tiba-tiba&#8221; atau &#8220;bertahap&#8221; tidak masuk akal.</p>
<p>FOKUS: Ilmu Pengetahuan Primitif di Masa Darwin</p>
<p>Ketika Darwin mengajukan asumsinya, disiplin-disiplin ilmu genetika, mikrobiologi, dan biokimia belum ada. Seandainya ilmu-ilmu ini ditemukan sebelum Darwin mengajukan teorinya, ia akan dengan mudah menyadari bahwa teorinya benar-benar tidak ilmiah dan tidak akan berupaya mengemukakan pernyataan-pernyataan tanpa arti. Informasi yang menentukan spesies terdapat dalam gen dan tidak mungkin seleksi alam memproduksi spesies baru melalui perubahan gen.</p>
<p>	Kajian-Kajian mendalam tentang sel hanya munkin setelah panamuan mikroskop elektron. Pada masa Darwin, dengan mikroskop primitif seperti ini, hanya mungkin untuk mengamati permukanluar sebuah sel.</p>
<p>Begitu pula, dunia ilmu pengetahuan pada saat itu hanya memiliki pemahaman yang dangkal dan kasar tentang struktur dan fungsi sel. Jika Darwin memiliki kesempatan mengamati sel dengan menggunakan mikroskop elektron, dia mungkin akan menyaksikan kerumitan dan struktur yang luar biasa dalam bagian-bagian kecil sel. Dia akan menyaksikan dengan mata kepala sen-diri bahwa tidak mungkin sistem yang demikian rumit dan kompleks terjadi melalui variasi minor. Jika ia mengenal biomatematika, maka dia akan menyadari bahwa jangankan keseluruhan sel, bahkan sebuah molekul protein saja, tidak mungkin muncul secara kebetulan.</p>
<p>Kendati demikian, neo-Darwinisme masih menjadi model yang terlintas dalam pikiran ketika &#8220;evolusi&#8221; menjadi pokok perbincangan dewasa ini. Dalam bab-bab selanjutnya, kita akan melihat dua mekanisme rekaan model neo-Darwinis, kemudian memeriksa catatan fosil untuk menguji model ini. Setelah itu, kita akan membahas pertanyaan tentang asal usul kehidupan yang menggugurkan model neo-Darwinis dan semua model evolusionis lain seperti &#8220;evolusi dengan lompatan&#8221; (evolution by leaps).</p>
<p>Dewasa ini, puluhan ribu ilmuwan di seluruh dunia, terutama di AS dan Eropa, menolak teori evolusi dan telah menerbitkan banyak buku tentang ketidakbenaran teori tersebut. Di samping ini beberapa contohnya.</p>
<p>Sebelumnya, ada baiknya meng-ingatkan pembaca bahwa fakta yang akan kita hadapi di setiap tahap adalah bahwa skenario evolusi merupakan sebuah dongeng belaka, kebohongan besar yang sama sekali bertentangan dengan dunia nyata. Ini adalah sebuah skenario yang telah digunakan untuk membohongi dunia selama 140 tahun. Berkat penemuan-penemuan ilmiah terakhir, usaha kontinu mempertahankan teori tersebut akhirnya menjadi mustahil.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=24&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EVOLUSI 2</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-2/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 09:59:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVOLUSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Agar Bebas dari Prasangka Kebanyakan orang menerima apa pun yang mereka peroleh dari ilmuwan sebagai kebenaran sejati. Tidak terlintas dalam pikiran mereka bahwa ilmuwan pun mungkin memiliki berbagai prasangka filosofis atau ideologis. Pada kenyataannya, ilmuwan evolusionis telah memaksakan prasangka dan pandangan filosofis mereka kepada masyarakat luas dengan kedok ilmu pengetahuan. Misalnya, meskipun sadar bahwa kejadian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=22&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agar Bebas dari Prasangka</p>
<p>Kebanyakan orang menerima apa pun yang mereka peroleh dari ilmuwan sebagai kebenaran sejati. Tidak terlintas dalam pikiran mereka bahwa ilmuwan pun mungkin memiliki berbagai prasangka filosofis atau ideologis. Pada kenyataannya, ilmuwan evolusionis telah memaksakan prasangka dan pandangan filosofis mereka kepada masyarakat luas dengan kedok ilmu pengetahuan. Misalnya, meskipun sadar bahwa kejadian acak hanya akan menghasilkan ketidakteraturan dan kekacauan, mereka tetap menyatakan bahwa keteraturan, perencanaan dan desain yang sangat mengagumkan pada jagat raya dan makhluk hidup terjadi secara kebetulan.</p>
<p>Sebagai contoh, ahli biologi semacam ini akan dengan mudahnya menemukan keselarasan yang menakjubkan pada molekul protein, bahan penyusun kehidupan, dan molekul ini sama sekali tidak mungkin muncul secara kebetulan. Meski demikian ia malah menyatakan bahwa protein ini muncul pada kondisi bumi yang primitif secara kebetulan miliaran tahun yang lalu. Tidak cukup sampai di sini, ia juga menyatakan tanpa keraguan bahwa tidak hanya satu, tetapi jutaan protein terbentuk secara kebetulan, dan selanjutnya secara luar biasa bergabung membentuk sel hidup pertama. Lebih jauh lagi, ia berkeras mempertahankan pandangannya secara fanatik. Orang ini adalah ilmuwan &#8220;evolusionis&#8221;.</p>
<p>Jika ilmuwan yang sama melewati sebuah jalan datar, dan menemukan tiga buah batu bata bertumpuk rapi, tentunya ia tidak akan pernah menganggap bahwa ketiga batu bata tersebut terbentuk secara kebetulan dan selanjutnya menyusun diri menjadi tumpukan, juga secara kebetulan. Sudah pasti, siapa pun yang membuat pernyataan seperti itu akan dianggap tidak waras.</p>
<p>Lalu, bagaimana mungkin mereka yang mampu menilai peristiwa-peristiwa biasa secara rasional, dapat bersikap begitu tidak masuk akal ketika memikirkan keberadaan diri mereka sendiri?</p>
<p>Sikap seperti ini tidak mungkin diambil atas nama ilmu pengetahuan. Dalam ilmu pengetahuan, jika terdapat dua alternatif dengan kemungkinan yang sama mengenai suatu masalah, kita diharuskan mempertimbangkan keduanya. Dan jika kemungkinan salah satu alternatif tersebut jauh lebih kecil, misalnya hanya 1 %, maka tindakan yang rasional dan ilmiah adalah mengambil alternatif lainnya, yang memiliki kemungkinan 99 %, sebagai pilihan yang benar.</p>
<p>Mari kita teruskan dengan berpegang pada pedoman ilmiah ini. Terdapat dua pandangan yang dapat dikemukakan tentang bagaimana makhluk hidup muncul di muka bumi. Pandangan pertama menyatakan bahwa semua makhluk hidup diciptakan oleh Allah dalam tatanan yang rumit seperti sekarang ini. Sedangkan pandangan kedua menyatakan bahwa kehidupan terbentuk oleh kebetulan-kebetulan acak dan di luar kesengajaan. Pandangan terakhir ini adalah pernyataan teori evolusi.</p>
<p>Jika kita mengacu kepada data-data ilmiah, misalnya di bidang biologi molekuler, jangankan satu sel hidup, salah satu dari jutaan protein di dalam sel tersebut sangat tidak mungkin muncul secara kebetulan. Sebagaimana juga akan diilustrasikan dalam bab-bab berikutnya, perhitungan probabilitas telah berkali-kali menegaskan hal ini. Jadi pandangan evolusionis tentang kemunculan makhluk hidup memiliki probabilitas nol untuk diterima sebagai kebenaran.</p>
<p>Artinya, pandangan pertama memiliki kemungkinan &#8220;100 %&#8221; sebagai suatu kebenaran. Jadi, kehidupan telah dimunculkan dengan sengaja, atau dengan kata lain, kehidupan itu &#8220;diciptakan&#8221;. Semua makhluk hidup telah muncul atas kehendak Sang Pencipta yang memiliki kekuatan, kebijaksanaan dan ilmu yang tak tertandingi. Kenyataan ini bukan sekadar masalah keyakinan; ini adalah kesimpulan yang sudah semestinya dicapai melalui kearifan, logika dan ilmu pengetahuan.</p>
<p>Dengan begitu, sudah seharusnya ilmuwan &#8220;evolusionis&#8221; tadi menarik pernyataan mereka dan menerima fakta yang jelas dan telah terbukti. Dengan bersikap sebaliknya, ia telah mengorbankan ilmu pengetahuan demi filsafat, ideologi dan dogma yang diikutinya, dan tidak menjadi seorang ilmuwan sejati.</p>
<p>Kemarahan, sikap keras kepala dan prasangka &#8220;ilmuwan&#8221; ini semakin bertambah setiap kali ia berhadapan dengan kenyataan. Sikapnya dapat dijelaskan dengan satu kata: &#8220;keyakinan&#8221;. Tetapi keyakinan tersebut adalah keyakinan takhayul yang buta, karena hanya itulah penjelasan bagi ketidakpeduliannya terhadap fakta-fakta atau kesetiaan seumur hidup kepada skenario tak masuk akal yang ia susun dalam khayalannya sendiri.</p>
<p>Materialisme Buta</p>
<p>Keyakinan yang kita bicarakan ini adalah filsafat materialistis, yang berpendapat bahwa materi bersifat kekal, dan tidak ada yang lain kecuali materi. Teori evolusi menjadi semacam &#8220;pondasi ilmiah&#8221; filsafat materialistis ini, sehingga dibela secara membuta demi mempertahankan filsafat tersebut. Ketika ilmu pengetahuan menggugurkan pernyataan-pernyataan tentang evolusi pada penghujung abad ke-20, mereka berupaya mendistorsi dan menempatkan ilmu pengetahuan untuk mendukung teori evolusi, sehingga ideologi materialisme tetap hidup.</p>
<p>Kutipan dari salah seorang ahli biologi evolusionis ternama dari Turki berikut ini merupakan contoh nyata untuk melihat tujuan dari penilaian menyimpang akibat keyakinan buta ini. Ilmuwan ini membahas probabilitas pembentukan secara kebetulan sitokrom-C, salah satu enzim terpenting bagi kehidupan:</p>
<p>    Probabilitas pembentukan rangkaian sitokrom-C mendekati nol. Jadi, jika kehidupan memerlukan sebuah rangkaian tertentu, maka dapat dikatakan bahwa ia memiliki probabilitas untuk terwujud hanya satu kali di seluruh alam semesta. Jika tidak, kekuatan-kekuatan metafisis di luar definisi kita mestilah telah berperan dalam pembentukan tersebut. Menerima pernyataan terakhir ini tidak sesuai dengan tujuan-tujuan ilmu pengetahuan, karenanya kita harus mengkaji hipotesis pertama. 1</p>
<p>Bagi ilmuwan ini, menerima sebuah kemungkinan yang &#8220;mendekati nol&#8221; lebih ilmiah daripada menerima fakta penciptaan. Padahal menurut pedoman ilmiah, jika terdapat dua alternatif penjelasan tentang suatu kejadian dan salah satunya memiliki kemungkinan yang &#8220;mendekati nol&#8221;, maka yang benar adalah alternatif lainnya. Namun pendekatan materialistis dogmatis ini melarang pengakuan terhadap Pencipta Yang Mahaagung. Pelarangan ini mengarahkan ilmuwan tersebut dan banyak ilmuwan lain yang mempercayai dogma materialis ini untuk menerima pernyataan-pernyataan yang bertentangan sama sekali dengan akal.</p>
<p>Michael Behe: &#8220;Kerumitan yang luar biasa dari sebuah sel ini disambut dengan kesadaran yang tak terungkap.&#8221;</p>
<p>Orang-orang yang mempercayai ilmuwan tersebut pun menjadi terpikat dan dibutakan oleh mantra materialistis yang sama, dan mengalami kondisi psikologis serupa ketika membaca buku-buku dan artikel-artikel mereka.</p>
<p>Sudut pandang materialistis dogmatis menjadi penyebab banyaknya ilmuwan ternama yang ateis. Sedangkan mereka yang telah membebaskan diri dari jeratan mantra ini dan mau membuka pikiran, tidak akan ragu menerima keberadaan Sang Pencipta. Ahli biokimia Amerika, Dr. Michael J. Behe, salah seorang ilmuwan terkemuka pendukung teori &#8220;intelligent design&#8221; yang akhir-akhir ini telah diterima luas, menggambarkan para ilmuwan yang tidak mempercayai &#8220;desain&#8221; atau &#8220;penciptaan&#8221; makhluk hidup sebagai berikut:</p>
<p>    Selama empat dekade terakhir, bio-kimia modern telah berhasil menyingkap rahasia sel. Hal ini menuntut puluhan ribu orang mendedikasikan bagian terbaik dari hidup mereka untuk pekerjaan laboratorium yang membosankan&#8230;. Usaha kumulatif meneliti sel, yang berarti meneliti kehidupan di tingkat molekuler, menghasilkan sebuah teriakan tajam, jelas dan nyaring, &#8220;Desain!&#8221;. Hasilnya sangat jelas dan begitu signifikan, sehingga harus dikategorikan sebagai sebuah pencapaian terbesar dalam sejarah ilmu pengetahuan&#8230;. Anehnya, kerumitan yang luar biasa dari sebuah sel ini disambut dengan kesadaran yang tak terungkap. Mengapa komunitas ilmuwan tidak antusias menyambut penemuan yang mengejutkan ini? Mengapa observasi desain ini diselimuti dengan tabir intelektual? Yang menjadi dilema adalah bahwa ketika satu sisi seekor gajah diberi label &#8220;intelligent design&#8221;, sisi yang lain harus diberi label &#8220;Tuhan&#8221;. 2</p>
<p>Inilah kesulitan bagi ilmuwan evolusionis ateis yang An-da saksikan di majalah-majalah dan televisi dan menulis buku-buku yang mungkin Anda baca. Semua penelitian ilmiah yang mereka lakukan menunjukkan keberadaan Sang Pencipta. Akan tetapi, karena telah begitu mati rasa dan buta oleh pendidikan materialistik dogmatis, mereka masih saja bersikeras menolak.</p>
<p>Mereka yang terus-menerus mengabaikan tanda-tanda dan bukti-bukti nyata keberadaan Pencipta akan kehilangan seluruh kepekaan. Mereka terperangkap dalam kepercayaan diri yang menyesatkan akibat memudarnya kepekaan, dan akhirnya menjadi pendukung kemustahilan. Contohnya Richard Dawkins, seorang evolusionis terkemuka yang menyeru umat Kristen untuk tidak meyakini mukjizat, bahkan jika mereka melihat patung Bunda Maria melambaikan tangannya. Menurut Dawkin, &#8220;Mungkin saja semua atom penyusun lengan patung itu kebetulan bergerak ke arah yang sama pada saat bersamaan &#8211; suatu kejadian dengan probabilitas teramat kecil, tetapi mungkin terjadi.&#8221; 3</p>
<p>Richard Dawkins, sibuk mengajarkan evolusi</p>
<p>Masalah psikis orang-orang yang tidak beriman telah ada sepanjang sejarah. Dalam Al Quran dinyatakan:</p>
<p>&#8220;Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.&#8221; (QS. Al An&#8217;aam, 6: 111)</p>
<p>Sebagaimana dijelaskan ayat tersebut, pemikiran dogmatis para evolusionis bukan sesuatu yang baru, bahkan bukan karakteristik mereka saja. Nyatanya, apa yang dipertahankan ilmuwan evolusionis bukanlah pemikiran ilmiah modern, melainkan kebodohan yang telah mendarah daging sejak zaman masyarakat penyembah berhala yang tidak beradab.</p>
<p>Aspek kejiwaan yang sama disebutkan dalam ayat lain:</p>
<p>&#8220;Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya, tentulah mereka berkata: &#8216;Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang kena sihir&#8217;.&#8221; (QS. Al Hijr, 15: 14-15)</p>
<p>Indoktrinasi Teori Evolusi Secara Massal</p>
<p>Sebagaimana ditunjukkan dalam ayat-ayat di atas, salah satu penyebab manusia tidak mampu melihat realitas keberadaan mereka adalah semacam &#8220;mantra&#8221; yang mengaburkan penalaran mereka. &#8220;Mantra&#8221; ini pula yang mendasari seluruh dunia menerima teori evolusi. Mantra yang dimaksud di sini adalah suatu pengondisian melalui indoktrinasi. Orang-orang telah diindoktrinasi sedemikian gencar mengenai kebenaran teori evolusi hingga mereka tidak menyadari penyimpangan yang ada.</p>
<p>Indoktrinasi ini berdampak negatif pada otak dan melumpuhkan kemampuan menilai sesuatu. Pada akhirnya, otak yang dibombardir oleh indoktrinasi terus-menerus ini mulai menerima realitas tidak sebagaimana adanya, tetapi sebagaimana yang diindoktrinasikan. Fenomena ini dapat dijumpai pada sejumlah contoh lain. Misalnya, jika seseorang dihipnotis dan diindoktrinasi bahwa tempat tidur tempatnya berbaring adalah sebuah mobil, ia akan tetap merasa tempat tidur itu sebagai sebuah mobil meski masa hipnotis telah selesai. Ia menganggap hal ini sangat logis dan rasional karena ia benar-benar melihatnya demikian dan ia tidak ragu sedikit pun. Contoh yang menunjukkan keampuhan dan kekuatan mekanisme indoktrinasi ini merupakan realitas ilmiah yang telah dibuktikan melalui banyak percobaan, telah dilaporkan dalam literatur ilmiah, serta merupakan santapan sehari-hari buku-buku pelajaran psikologi dan psikiatri.</p>
<p>Teori evolusi, dan materialisme yang berpijak padanya, dijejalkan kepada masyarakat luas melalui metode indoktrinasi seperti ini. Mereka yang tiada henti menemui indoktrinasi evolusi ini di berbagai media massa, sumber akademis, dan wahana &#8220;ilmiah&#8221;, tidak menyadari bahwa menerima teori ini bertentangan dengan prinsip nalar yang paling mendasar. Indoktrinasi serupa pun menjerat para ilmuwan. Ilmuwan muda yang sedang meniti karier menerima cara pandang materialis ini dengan dosis yang bertambah seiring perjalanan waktu. Akibat mantra ini, banyak ilmuwan evolusionis terus mencari pembenaran ilmiah bagi pernyataan evolusionis abad ke-19 yang tidak masuk akal, usang, dan telah lama digugurkan oleh bukti-bukti ilmiah.</p>
<p>Ada pula mekanisme tambahan yang memaksa ilmuwan menjadi evolusionis dan materialis. Di negara-negara Barat, seorang ilmuwan harus memenuhi beberapa persyaratan untuk mendapatkan promosi, menerima pengakuan akademis, atau agar artikelnya diterbitkan dalam jurnal-jurnal ilmiah. Pengakuan terang-terangan terhadap teori evolusi adalah kriteria nomor satu. Sistem ini membuat para ilmuwan menghabiskan seluruh hidup dan karier ilmiahnya demi sebuah keyakinan dogmatis.</p>
<p>Inilah realitas sesungguhnya di balik pernyataan &#8220;evolusi masih tetap diterima oleh dunia ilmu pengetahuan&#8221;. Evolusi dipertahankan hidup bukan karena memiliki kelayakan ilmiah, tetapi karena merupakan sebuah kewajiban ideologis. Sangat sedikit ilmuwan yang menyadari kenyataan ini, dan berani menunjukkan &#8220;sang raja tidak mengenakan selembar baju pun&#8221;.</p>
<p>Bagian selanjutnya dari buku ini akan mengetengahkan penemuan-penemuan ilmiah modern yang telah meruntuhkan kepercayaan evolusionis dan yang menunjukkan bukti-bukti nyata keberadaan Allah. Pembaca akan menyaksikan bahwa teori evolusi ternyata merupakan kebohongan &#8211; sebuah kebohongan yang dibuktikan oleh ilmu pengetahuan pada tiap tahapannya, akan tetapi tetap saja dipertahankan untuk menutupi fakta penciptaan. Diharapkan pembaca akan membebaskan diri dari mantra yang menumpulkan pikiran dan melumpuhkan kemampuan menilai tersebut, dan selanjutnya merenungkan dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan dalam buku ini.</p>
<p>Jika ia melepaskan diri dari jerat mantra ini dan mampu berpikir jernih, bebas dan tanpa prasangka, ia akan segera menemukan kebenaran sebening kristal. Kebenaran tak terbantahkan ini, yang telah ditunjukkan pula oleh ilmu pengetahuan modern dalam semua aspek, adalah bahwa makhluk hidup muncul bukan secara kebetulan melainkan sebagai hasil penciptaan. Manusia akan dengan mudah melihat fakta penciptaan ketika ia mau memikirkan bagaimana dirinya menjadi ada, bagaimana ia tercipta dari setetes air, atau kesempurnaan pada setiap makhluk hidup lain.</p>
<p>1. Ali Demirsoy, Kalitim ve Evrim (Vererbung und Evolution), A</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=22&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EVOLUSI 1</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-1/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 09:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVOLUSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Ada Apa dengan Teori Evolusi? Sebagian orang yang pernah mendengar &#8220;teori evolusi&#8221; atau &#8220;Darwinisme&#8221; mungkin beranggapan bahwa konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi dan tidak berpengaruh sedikit pun terhadap kehidupan sehari-hari. Anggapan ini sangat keliru sebab teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=20&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada Apa dengan Teori Evolusi?</p>
<p>Sebagian orang yang pernah mendengar &#8220;teori evolusi&#8221; atau &#8220;Darwinisme&#8221; mungkin beranggapan bahwa konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi dan tidak berpengaruh sedikit pun terhadap kehidupan sehari-hari. Anggapan ini sangat keliru sebab teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia.</p>
<p>Filsafat tersebut adalah &#8220;materialisme&#8221;, yang mengandung sejumlah pemikiran penuh kepalsuan tentang mengapa dan bagaimana manusia muncul di muka bumi. Materialisme mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu pun selain materi dan materi adalah esensi dari segala sesuatu, baik yang hidup maupun tak hidup. Berawal dari pemikiran ini, materialisme mengingkari keberadaan Sang Maha Pencipta, yaitu Allah. Dengan mereduksi segala sesuatu ke tingkat materi, teori ini mengubah manusia menjadi makhluk yang hanya berorientasi kepada materi dan berpaling dari nilai-nilai moral. Ini adalah awal dari bencana besar yang akan menimpa hidup manusia.</p>
<p>Kerusakan ajaran materialisme tidak hanya terbatas pada tingkat individu. Ajaran ini juga mengarah untuk meruntuhkan nilai-nilai dasar suatu negara dan masyarakat dan menciptakan sebuah masyarakat tanpa jiwa dan rasa sensitif, yang hanya memperhatikan aspek materi. Anggota masyarakat yang demikian tidak akan pernah memiliki idealisme seperti patriotisme, cinta bangsa, keadilan, loyalitas, kejujuran, pengorbanan, kehormatan atau moral yang baik, sehingga tatanan sosial yang dibangunnya pasti akan hancur dalam waktu singkat. Karena itulah, materialisme menjadi salah satu ancaman paling berat terhadap nilai-nilai yang mendasari tatanan politik dan sosial suatu bangsa.</p>
<p>Karl Marx dengan jelas menyatakan bahwa teori Darwin memberikan dasar yang kokoh bagi materialisme, dan tentu saja bagi komunisme. Ia juga menunjukkan simpatinya kepada Darwin dengan mempersembahkan buku Das Kapital, yang dianggap sebagai karya terbesarnya, kepada Darwin. Dalam bukunya yang berbahasa Jerman, ia menulis: &#8220;Dari seorang pengagum setia kepada Charles Darwin&#8221;.</p>
<p>Satu lagi kejahatan materialisme adalah dukungannya terhadap ideologi-ideologi anarkis dan bersifat memecah belah, yang mengancam kelangsungan kehidupan negara dan bangsa. Komunisme, ajaran terdepan di antara ideologi-ideologi ini, merupakan konsekuensi politis alami dari filsafat materialisme. Karena komunisme berusaha menghancurkan tatanan sakral seperti keluarga dan negara, ia menjadi ideologi fundamental bagi segala bentuk gerakan separatis yang menolak struktur kesatuan suatu negara.</p>
<p>Teori evolusi menjadi semacam landasan ilmiah bagi materialisme, dasar pijakan ideologi komunisme. Dengan merujuk teori evolusi, komunisme berusaha membenarkan diri dan menampilkan ideologinya sebagai sesuatu yang logis dan benar. Karena itulah Karl Marx, pencetus komunisme, menuliskan The Origin of Species, buku Darwin yang mendasari teori evolusi dengan &#8220;Inilah buku yang berisi landasan sejarah alam bagi pandangan kami&#8221;1</p>
<p>Namun faktanya, temuan-temuan baru ilmu pengetahuan modern telah membuat teori evolusi, dogma abad ke-19 yang menjadi dasar pijakan segala bentuk ajaran kaum materialis, menjadi tidak berlaku lagi, sehingga ajaran ini &#8211; utamanya pandangan Karl Marx &#8211; benar-benar telah ambruk. Ilmu pengetahuan telah menolak dan akan tetap menolak hipotesis materialis yang tidak mengakui eksis-tensi apa pun kecuali materi. Dan ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa segala yang ada merupakan hasil ciptaan sesuatu yang lebih tinggi.</p>
<p>Tujuan penulisan buku ini adalah memaparkan fakta-fakta ilmiah yang membantah teori evolusi dalam seluruh bidang ilmu, dan mengungkapkan kepada masyarakat luas tujuan sesungguhnya dari apa yang disebut &#8220;ilmu pengetahuan&#8221; ini, yang ternyata tidak lebih dari sebuah penipuan.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa evolusionis tidak memiliki bantahan terhadap buku yang sedang Anda baca ini. Mereka bahkan tidak akan berusaha membantah karena sadar bahwa tindakan seperti itu hanya akan membuat setiap orang semakin paham bahwa teori evolusi hanyalah sebuah kebohongan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=20&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/evolusi-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEAJAIBAN AL-QURAN 6</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/keajaiban-al-quran-6/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/keajaiban-al-quran-6/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 09:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keajaiban Al-Quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[HOME Keajaiban Saintifik Al-Qur&#8217;an BAHAGIAN EMPAT: SALAH KONSEP EVOLUSI Halangan Pertama Yang Gagal diAtasi: Asal Usul Kehidupan Teori evolusi ini mendakwa bahawa semua spesis hidupan wujud dari satu sel tunggal, yang timbul dalam zaman dunia primitif lebih kurang 3.8 ribu juta tahun dahulu. Bagaimana satu sel tunggal membentuk jutaan spesis hidupan yang kompleks, dan sekiranya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=14&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>							HOME 	</p>
<p>Keajaiban Saintifik Al-Qur&#8217;an</p>
<p>BAHAGIAN EMPAT: SALAH KONSEP EVOLUSI<br />
Halangan Pertama Yang Gagal diAtasi: Asal Usul Kehidupan</p>
<p>Teori evolusi ini mendakwa bahawa semua spesis hidupan wujud dari satu sel tunggal, yang timbul dalam zaman dunia primitif lebih kurang 3.8 ribu juta tahun dahulu. Bagaimana satu sel tunggal membentuk jutaan spesis hidupan yang kompleks, dan sekiranya benar seperti dakwaan mereka bahawa proses evolusi berlaku sedemikian, kenapa kesannya dari rekod-rekod fosil tidak ditemui, merupakan persoalan yang belum dapat dijawab. Bagaimanapun, pertama dan yang paling penting, kita mesti berhenti pada titik pertama dakwaan teori evolusi ini. Bagaimana dakwaan &#8220;sel tunggal&#8221; ini wujud?.</p>
<p>Ketika teori evolusi ini menafikan penciptaan dan tidak menerima sebarang campurtangan kuaas luar biasa, ia mempertahankan bahawa &#8216;sel pertama&#8217; terhasil secara kebetulan di dalam lingkungan hokum alam, tanpa sebarang rekaan, perancangan atau peraturan. Berdasarkan kepada teori ini, materi non-hidupan pasti menghasilkan satu sel hidup sebagai hasil kebetulan. Ini, akan tetapi, adalah sebuah dakwaan yang tidak konsisten dengan hukum-hukum biologi yang sangat mantap dan kukuh.</p>
<p>&#8216;Kehidupan Lahir Dari Kehidupan&#8217;.</p>
<p>Darwin tidak menyebut mengenai asal usul hidupan di dalam bukunya. Disebabkan pemahaman saintifik yang masih primitif di zamannya, dia menganggap benda hidupan hanya mempunyai struktur yang ringkas. Menurut teori yang dikenali sebagai &#8216;generasi spontan&#8217; yang dipercayai sejak Zaman Pertengahan, ianya dipercayai bahwa zarah-zarah non-hidupan akan berpadu bersama-sama dengan nasib dan membentuk suatu makhluk hidupan. Pada masa itu, masyarakat umum mempercayai bahawa serangga terbentuk dari sisa makanan dan tikus terbentuk daripada gandum. Eksperimen yang &#8216;menarik&#8217; dilakukan untuk membuktikannya. Sedikit gandum di tebarkan ke atas timbunan kain buruk yang kotor, dan ianya difikirkan bahawa setelah menanti seketika, tikus akan menjelma daripada kombinasi itu.Daging yang menjadi ulat adalah bukti bahawa hidupan menjelma daripada unsur-unsur bukan hidup. Sebaliknya, setelah difahami kemudian bahawa ulat-ulat itu sebenarnya tidak wujud dengan sendiri dari permukaan daging, tetapi timbul dari larva, lebih kecil dari apa yang boleh dilihat oleh mata, yang dibawa oleh lalat dan ditinggalkan di situ.</p>
<p>Ketika Darwin menulis bukunya The Origin of Species, kepercayaan bahawa bakteria boleh wujud dari benda non-organik (bersifat hidupan) mendapat penerimaan luas dalam dunia sains.</p>
<p>Padahal, lima tahun setelah penerbitan buku Darwin, ahli biologi Perancis terkenal Louis Pasteur, secara terperinci memusnahkan kepercayaan ini yang merupakan asas evolusi.</p>
<p>Sebagai hasil dari kajian yang panjang dan pemerhatiannya, Pasteur sampai kepada keputusan dalam pernyataannya &#8216;dakwaan bahawa benda yang mati boleh melahirkan kehidupan telah dikubur dalam sejarah demi kebaikan&#8217;.</p>
<p>Orang yang mempertahankan teori evolusi ini, menolak penemuan Pasteur ini untuk masa yang panjang. Kini, sains yang berkembang maju dan telah menunjukkan bahawa struktur yang rumit dalam sel hidupan, kesalahan dakwaan bahawa hidupan wujud dengan sendiri menjadi lebih jelas.</p>
<p>Usaha Tidak konklusif Abad ke 20.</p>
<p>Di abad ke 20 ini, evolusionis yang pertama meneruskan subjek asal usul hidupan ini ialah ahli biologi Russia Alexander Oparin. Dalam banyak tesisnya yang dibentangkan dalam tahun 1930 an, dia cuba untuk menerangkan bahawa sel hidupan telah wujud melalui kebetulan. Tetapi usaha ini berakhir dengan kegagalan, dan Oparin membuat sendiri pengakuannya &#8216;malangnya, asal usul sel ini akan kekal menjadi persoalan yang mana sebenarnya ia adalah titik yang paling gelap dalam keseluruhan teori evolusi&#8217;.</p>
<p>Para evolusionis yang mengikuti jalan yang sama dengan Oparin cuba untuk melakukan eksperimen untuk menyelesaikan masalah asal usul hidupan ini. Eksperimen yang paling terkenal ialah yang dilakukan pada tahun 1953 oleh seorang ahli kimia Amerika yang terkenal, Stanley Miller. Miller menyatukan beberapa gas, yang didakwanya sebagai atmosfera bumi primitif dalam kondisi eksperimen, menambahkan tenaga kepada campuran ini, dan mensintesiskan beberapa molekul organik (asid amino) yang digunakan dalam penghasilan protein.</p>
<p>Pembatalan kepada eksperimen itu, yang mana dalam tahun itu dianggap sebagai langkah penting di atas nama evolusi, dan atmosfera yang digunakan dalam eksperimen itu ialah perbezaan yang besar berbanding dengan dunia sebenar, ditimbulkan beberapa tahun berikutnya.</p>
<p>Selepas berdiam diri seketika, Miller akhirnya sendiri mengakui bahawa atmosfera yang digunakan adalah tidak realistik.</p>
<p>Semua usaha-usaha proses evolusi sepanjang abad ke 20 ini untuk menerangkan masalah asal usul hidupan berakhir dengan kegagalan. Seorang ahli geokimia, Jeffrey Bada dari institut Scribb di Sandiego mengakui kebenaran ini dalam artikel yang diterbitkan pada tahun 1998 dalam majalah Earth golongan evolusionis;</p>
<p>Hari ini sempena abad yang akan kita tinggalkan, kita masih menghadapi masalah yang rumit yang masih belum selesai yang kita miliki apabila memasuki abad ke 21; iaitu bagaimana asal usul kehidupan dimulakan di bumi?.</p>
<p>Struktur Kompleks Hidupan.</p>
<p>Sebab asas teori evolusi ini menjadi kesukaran yang besar berhubung dengan asal usul hidupan ialah satu fakta bahawa hidupan yang dianggap sebagai struktrur yang ringkas, sebenarnya mempunyai struktur kompleks yang sukar untuk dibayangkan. Sel hidupan ini jauh lebih kompleks dari semua keluaran teknologi yang pernah dihasilkan oleh manusia. Tahap kerumitan ini, sehinggakan makmal yang paling canggih di dunia pun tidak mampu menghasilkan zarah-zarah bukan hidupan yang berpadu dan menghasilkan sel hidupan.</p>
<p>Keadaan yang diperlukan untuk kewujudan sel ini adalah lebih jauh dari apa yang boleh diterangkan melalui kebetulan. Kebarangkalian protein yang merupakan blok binaan bagi sel untuk disintesiskan secara kebetulan ialah 1 peluang dalam 10950 untuk satu purata protein terhasil dari 500 amino asid. Dalam matematik, kebarangkalian yang lebih kecil dari 1 melebihi 10 secara praktikalnya adalah dianggap mustahil.</p>
<p>Molekul DNA, yang terkandung dalam nukleus sel dan yang mengandungi maklumat genetik, merupakan satu bank data yang menakjubkan. Sekiranya kod genetik manusia ditulis ke dalam kertas ianya akan memenuhi satu perpustakaan dengan 900 jilid, 500 lembar kertas setiap jilid.</p>
<p>Dan di sini satu perkara penting untuk ditambah: DNA hanya boleh mereplikasi dengan pertolongan beberapa protein khusus (enzim). Bagaimanapun, pembentukan enzim-enzim ini hanya terjadi dengan maklumat yang telah dikodkan dalam DNA. Pergantungan di antara satu sama lain ini, menunjukkan bahawa kesemuanya ini mesti berada pada masa yang sama untuk proses replikasi. Ini menjadikan senario dakwaan bahawa hidupan terbentuk sendiri menemui kebuntuan. Seorang profesor evolusi terkenal, Leslie Ogel dari San Diego Amerika, mengakui kebenaran ini pada edisi Oktober 1994 majalah Scientific American;</p>
<p>Ianya suatu yang sangat-sangat mustahil untuk diterima bahawa protein dan nuklik asid, kedua-duanya yang sangat kompleks secara struktur, wujud secara spontan di tempat yang sama pada masa yang sama. Namun ianya juga mustahil untuk kewujudan salah satu tanpa kedua-duanya. Dan maka, pada sekilas pandang, seorang boleh menyimpulkan bahawa hidupan tidak akan, yang sebenarnya, terwujud dengan cara kimia semata.</p>
<p>Satu yang tidak diragui, bahawa sekiranya suatu yang mustahil untuk hidupan wujud melalui kesan semulajadi, maka seseorang itu mesti menerima kebenaran bahawa hidupan mesti &#8216;diciptakan&#8217; dengan cara luarbiasa. Kebenaran ini secara terbuka membatalkan teori evolusi, yang tujuan utamanya ialah untuk menafikan kebenaran Penciptaan.</p>
<p>Mekanisme Imaginasi Mengenai Evolusi.</p>
<p>Titik kedua yang penting membatakan teori Darwin ini ialah fakta bahawa suatu yang telah direalisasikan oleh dua konsep yang dikemukakan oleh teori ini sebagai &#8216;mekanisme proses evolusi&#8217; sebenarnya tidak memiliki sebarang kuasa evolusi.</p>
<p>Darwin secara total menghubungkan teori evolusi yang dikemukakannya kepada mekanisme &#8216;pilihan semulajadi&#8217;. Kepentingan yang digantungkan bersama dengan mekanisme ini jelas dilihat dalam bukunya The Origin of Species, by Means Natural Selection&#8217;</p>
<p>Ianya berasaskan kepada idea iaitu dalam persaingan untuk kekal di dalam alam hidupan yang mana lebih kuat dan mampu beradaptasi ke dalam keadaan semulajadi, akan terus kekal. Sebagai contoh, sekawan rusa yang diancam oleh haiwan pemangsa, rusa yang berlari dengan pantas akan terus hidup. Dalam keadaan ini, sekumpulan rusa yang terus hidup itu terdiri dari individu yang pantas dan bertenaga. Tetapi sudah jelas bahawa mekanisme ini tidak menyebabkan rusa berevolusi, ianya tidak boleh menukarkan rusa menjadi spesis lain, contohnya kuda.</p>
<p>Atas alasan ini, mekanisme pilihan semulajadi tidak memiliki sebarang kuasa proses evolusi. Darwin menyedari fakta ini, dan dalam The Origin of Species dia terpaksa mengakui;</p>
<p>Pilihan wajar ini tidak dapat melakukan apa-apa sehingga variasi yang berfaedah mempunyai peluang untuk terjadi.</p>
<p>Impak Lamarck.</p>
<p>Jadi, bagaimana &#8216;variasi menguntungkan&#8217; ini terjadi? Dalam waktu pemahaman saintifik yang masih primitif di zamannya, Darwin cuba menyandarkan jawapan bagi persoalan ini kepada Lamarck. Menurut ahli biologi Perancis Lamarck, yang hidup sebelum Darwin, benda hidupan menurunkan perubahan fizikal yang mereka alami sepanjang hidup mereka kepada generasi seterusnya, dan generasi baru yang terhasil adalah hasil dari sifat-sifat yang terkumpul dari generasi ke generasi lain. Sebagai contoh, dalam pandangan Lamarck, zirafah berkembang daripada kijang, yang lehernya berkembang menjadi lebih panjang dari generasi ke satu generasi ketika bersaing untuk memakan daun pada dahan yang tinggi.</p>
<p>Darwin memberikan contoh yang sama, misalan seperti yang didakwanya dalam The Origin of Species bahawa beruang-beruang yang masuk ke dalam laut bertukar menjadi ikan paus dengan peredaran masa.</p>
<p>Tetapi hukum pewarisan yang ditemui oleh Mendel, yang mana telah pun dibuktikan oleh kemajuan sains di abad ke 20 ini, memusnahkan mitos bahawa sifat yang diperolehi boleh diturunkan kepada generasi seterusnya. Dengan ini, pilihan semulajadi merupakan satu yang tidak bererti, dan dengan sebab itu, ianya menjadi suatu mekanisme yang langsung tidak memberi kesan apa-apa.</p>
<p>Neo Darwinisme Dan Mutasi.</p>
<p>Dalam usaha mencari penyelesaian dalam situasi ini, penganut Darwinisme telah mengemukakan &#8216;teori sintetik moden&#8217;, atau neo-Darwinisme sebagai mana yang diketahui dunia pada akhir tahun 1930 an. Di samping pilihan semulajadi, neo-Darwinisme menambah lagi kenyataan seperti &#8216;sebab kepada variasi yang berfaedah&#8217;, mutasi, atau kerosakan di dalam gen makhluk hidupan adalah kesan dari pengaruh luaran seperti radiasi atau kesilapan duplikasi.</p>
<p>Dan sehingga hari ini, model yang mempertahankan kesahannya atas nama evolusi ialah neo-Darwinisme. Teori ini mengekalkan dakwaan bahawa jutaan makhluk hidupan dalam dunia timbul sebagai hasil mutasi, atau kesilapan genetik sepanjang masa, di dalam organ kompleks hidupan ini seperti telinga, mata, paru-paru dan kepak. Tetapi di sana terdapat fakta saintifik yang menolak teori ini; mutasi tidak memajukan hidupan, sebaliknya, merosakkan mereka.</p>
<p>Sebab untuk ini sangat mudah, DNA mempunyai struktur yang sangat kompleks, sebarang kebarangkalian perubahan dalam molekul akan membawa kerosakan. Seorang pakar genetik Amerika B. G. Ranganathan menerangkan seperti berikut;</p>
<p>Mutasi adalah kecil, rawak dan merbahaya. Ianya jarang berlaku dan kemungkinan yang baik ialah ianya tidak memberi kesan. Empat ciri mutasi ini menunjukkan bahawa mutasi tidak membawa kepada perkembangan melalui proses evolusi. Perubahan rawak dalam organisma khusus yang tinggi ialah samada tidak berjaya atau sangat merbahaya. Perubahan sembarangan dalam jam tidak membaiki jam itu. Ianya sangat mungkin membahayakannya atau yang paling baik, tidak memberi apa-apa kesan. Gempa bumi tidak memperbaiki bandar, sebaliknya ia membawa kehancuran.</p>
<p>Tidak menghairankan, tiada contoh mutasi, yang berguna, yang dapat diperhatikan membangunkan kod genetik sejauh ini. Suatu yang jelas kini ialah semua mutasi adalah membahayakan. Ianya suatu yang disedari bahawa mutasi teori evolusi, yang dicadangkan sebagai &#8216;mekanisme proses evolusi&#8217; sebenarnya adalah satu kejadian genetik yang hanya merosakkan dan melumpuhkan hidupan. (mutasi yang paling biasa dalam manusia ialah kanser). Sudah tentu mekanisme yang merosakkan tidak dapat menjadi satu &#8216;mekanisme evolusi&#8217;. Pilihan semulajadi yang diakui oleh Darwin, &#8216;tidak dapat melakukan apa-apa dengan sendirinya&#8217;. Kebenaran ini menunjukkan kepada kita bahawa tidak ada &#8216;mekanisme proses evolusi&#8217; dalam alam. Dan sekiranya mekanisme proses evolusi tidak wujud, maka period yang diimaginasikan yang dipanggil proses evolusi juga tidak harus wujud.</p>
<p>Rekod-Rekod Fosil: Tiada Tanda Bentuk peralihan.</p>
<p>Bukti yang paling jelas yang menunjukkan bahawa senario teori evolusi ini tidak pernah terjadi ialah catatan rekod fosil.</p>
<p>Menurut teori evolusi, makhluk hidupan berkembang dari satu sama lain. Spesis yang wujud lebih awal bertukar kepada bentuk lain sepanjang peredaran masa dan semua spesis timbul melalui cara ini. Menurut teori ini juga, perubahan ini meliputi waktu jutaan tahun dan digerakkan ke depan, langkah demi langkah.</p>
<p>Hal ini menjadi satu kes, bahawa jutaan &#8216;spesis peralihan&#8217; (transition form) seharusnya timbul dan hidup sepanjang waktu perubahan yang didakwa ini.</p>
<p>Sebagai contoh, pada waktu dulu, sekalipun ikan mengekalkan ciri-cirinya, tetapi seharusnya dia memiliki beberapa ciri-ciri reptilia, dan makhluk setengah ikan-setengah reptilia mesti wujud. Atau, sementara masih memiliki ciri-ciri reptilia, mereka mesti memiliki ciri-ciri burung dan makhluk reptilia-burung mesti wujud. Hal Ini, oleh kerana mereka berada dalam period transformasi, maka seharusnya ada bentuk-bentuk yang lemah, tidak lengkap, dan cacat. Para evolusionis menamakan makhluk begini yang mereka percayai pernah hidup ketika dahulu sebagai &#8216;bentuk-bentuk peralihan&#8217;.</p>
<p>Sekiranya makhluk ini benar-benar wujud zaman dahulu, bilangannya dan kepelbagaiannya mesti mempunyai angka berjuta-juta. Dan tanda-tanda makhluk yang benar-benar ganjil ini mesti ditemui di dalam rekod-rekod fosil. Dalam theOrigin of Species Darwin menerangkannya seperti berikut;</p>
<p>Jika teori saya menjadi benar, jutaan jenis-jenis peralihan yang menghubungkan secara rapat semua spesis kumpulan yang serupa bersama mestilah wujud secara pasti …..sebagai akibatnya, bukti-bukti bekas kewujudan mereka hanya boleh ditemui di antara fosil-fosil yang tinggal.</p>
<p>Harapan Darwin Yang Musnah.</p>
<p>Meskipun kajian fosil yang dilakukan bagai hendak gila dalam semua bidang yang bermula dari pertengahan abad ke 19 hingga kini, sebarang fosil bentuk-bentuk peralihan bagaimanapun sehingga hari ini masih gagal untuk ditemukan. Semua penemuan-penemuan yang dilihat dalam kerja cari gali dan penyelidikan yang telah dijalankan, jauh menunjukkan dari apa yang dijangkakan oleh para evolusionis, sebaliknya menunjukkan bahawa makhluk hidupan timbul seadanya, cukup sempurna dan lengkap.</p>
<p>Seorang paleontologis (pakar fosil) British terkemuka Derek W. Ager mengakui hal ini meskipun seorang evolusionis;</p>
<p>Hal yang timbul sekiranya kita mengkaji rekod fosil secara terperinci, samada peringkat order atau spesis, kita akan menemui -berulang kali- bukanlah proses evolusi perlahan-lahan, sebaliknya letupan secara tiba-tiba satu kumpulan dalam tanggungan satu yang lain.</p>
<p>Dalam perkataan lain, rekod fosil, semua spesis makhluk hidupan timbul secara tiba-tiba dan dalam bentuk terakhir mereka, menunjukan tidak terdapat sebarang peralihan bentuk di antara mereka. Ini adalah tentangan yang tepat kepada pandangan Darwin. Selanjutnya ini adalah bukti yang paling kuat bahawa makhluk hidupan adalah dicipta. Kerana satu-satunya penjelasan mengenai kewujudan hidupan yang bersifat tiba-tiba dan sempurna tanpa leluhur sebagai titik mula evolusi ialah bahawa mereka sebenarnya diciptakan. Kebenaran ini diterima oleh seorang evolusionis dan biologis yang terkenal, Douglas Futuyama;</p>
<p>Penciptaan dan Evolusi, di antara mereka, penjelasan mutlak yang mungkin mengenai asal usul makhluk hidupan. Organisma daratan kedua-duanya kembang atau tidak. Jika berkembang, maka mereka harus berkembang melalui spesis yang wujud lebih dahulu melalui beberapa proses modifikasi. Sekiranya mereka timbul alam bentuk yang tiba-tiba maju, mereka seharusnya telah diciptakan oleh suatu Kuasa yang bijaksana.</p>
<p>Fosil-fosil menunjukkan bahawa makhluk hidupan timbul dalam dunia secara lengkap dan dalam bentuk yang sempurna. Dalam ayat lain, &#8216;asal usul spesis&#8217;, yang bertentangan dengan anggapan Darwin ialah merupakan hasil Penciptaan dan bukan evolusi.</p>
<p>Mitos Mengenai Evolusi Manusia.</p>
<p>Perkara yang paling kerap dikemukakan oleh penyokong teori evolusi ialah asal usul manusia. Dakwaan golongan darwinis mengenai perkara ini ialah dengan menganggap bahawa manusia moden yang hidup hari ini adalah keturunan dari beberapa makhluk seperti monyet. Dalam period ini, yang dianggarkan lebih kurang 4-5 juta tahun lalu, ianya didakwa bahawa di sana wujud &#8216;bentuk peralihan&#8217; di antara manusia moden dan leluhurnya. Dalam bentuk fakta, terdapat 4 &#8216;kategori&#8217; asas dalam keseluruhan senario ilusi ini;</p>
<p>1. Australopithecus</p>
<p>2. Homo habilis</p>
<p>3. Homo erectus</p>
<p>4. Homo sapiens</p>
<p>Para evolusionis memberikan nama Australopithecus yang bermaksud beruk selatan kepada leluhur manusia yang paling awal seperti monyet ini. Spesis ini sebenarnya adalah satu spesis beruk yang sudah pupus. Penyelidikan yang luas dan teliti yang dilakukan oleh Lord Solly Zuckerman dan Professor Charles Oxnard, dua pakar anatomi terkenal dari Britain dan Amerika mengenai Australopithecus, telah mendapati bahawa makhluk ini sebenarnya adalah sejenis spesis beruk yang sudah pupus dan tidak mempunyai sebarang persamaan dengan manusia.</p>
<p>Para evolusionis membahagikan fasa evolusi manusia berikutnya kepada kelas &#8216;homo&#8217; atau manusia. Menurut dakwaan ini lagi, hidupan dalam siri &#8216;homo&#8217; ini lebih maju dari Australopithecus. Evolusionis juga membentangkan tulang fosil makhluk yang berbeza ini sebelah menyebelah, dan menyusun satu rajah evolusi melalui imaginasi mereka. Gambarajah yang terhasil ini adalah satu imaginasi, kerana menurut fakta sebenarnya, tidak ada sebarang penghubung proses evolusi antara kelas-kelas yang berbeza ini yang dapat dibuktikan. Ernst Mayr, seorang penyokong terpenting teori evolusi abad ke 20 ini telah menerima hal ini dengan berkata &#8216;rantai yang mencecah sejauh homo sapiens sebenarnya telah hilang&#8217;.</p>
<p>Ketika menggambarkan gambarajah kedudukan Australopithecus&gt;Homo habilis&gt;Homo erectus&gt;Homo sapiens, evolusionis berkata, bahawa setiap spesis merupakan leluhur kepada spesis berikutnya. Sebaliknya penemuan terbaru oleh seorang paleontologis menunjukkan bahawa Australopithecus, homo Habilis dan homo Erectus telah menetap pada masa yang sama, di bahagian lain dalam dunia.</p>
<p>Selanjutnya, dengan menjadi kelas yang masih hidup dari homo Erectus sehingga hari ini: homo sapiens Neandertalensis dan homo sapien Sapien (manusia moden) ditemui hidup sekali di masa yang sama.</p>
<p>Hal ini, sudah tentu menunjukkan pembatalan mengenai kelas-kelas ini yang didakwa sebagai leluhur kepada jenis yang berikutnya. Stephen Jay Gould, seorang dari peleontologis universiti Harvard, sekalipun merupakan seorang evolusionis, menerangkan dilemma yang dihadapi oleh teori Darwin dalam hal ini;</p>
<p>Apa yang akan terjadi kepada tangga kami, jika di sana ada tiga hominid keturunan yang tinggal bersama-sama (Australopithecus Africanus, Robust Australopithecines, Homo Habilis), tidak jelas siapa yang timbul dari siapa? Selebihnya, tidak ada satu pun dari ketiga-tiganya mempamerkan arah proses evolusi sewaktu kedudukan mereka di dalam dunia.</p>
<p>Secara ringkasnya, lukisan-lukisan yang digambarkan dalam surat khabar atau dalam buku sekolah mengenai gambaran makhluk &#8216;setengah manusia setengah monyet&#8217;, dan dalam ayat lain, sinopsis evolusi manusia yang mereka cuba hidupkan sekadar dengan metode propaganda, adalah merupakan suatu mitos tanpa asas saintifik.</p>
<p>Meskipun seorang evolusionis, Lord Solly Zuckerman seorang saintis Britain yang dihormati dan terkemuka, mengkaji hal ini berapa tahun lamanya, dan melakukan 15 kajian terhadap fosil Australopithecus, dan akhirnya sampai kepada kesimpulan bahawa tidak ada satu rumpun keluarga yang nyata, berkembang dari makhluk seperti beruk itu yang sampai kepada manusia.</p>
<p>Zuckersman juga membuat satu &#8216;spektrum sains&#8217; yang menarik. Dia menyenaraikan &#8216;spektrum&#8217; ini dari cabang-cabang pengetahuan yang diterimanya sebagai saintifik sehingga kepada yang tidak diterimanya sebagai saintifik. Di bawah jadual Zuckerman, yang paling saintifik atau dalam perkataan lain, yang berdasarkan kepada keputusan yang lebih konkrit, ialah cabang kimia dan fizik. Selepas itu barulah sains biologi, dan sains sosial. Pada bahagian akhir spektrum ini, bahagian yang dianggap paling tidak saintifik menurut Zuckerman ialah &#8216;persepsi luarbiasa&#8217; -konsep seperti telepati dan firasat- dan yang terakhir ialah evolusi manusia!!. Zuckerman menerangkan kedudukan akhir spektrum ini sebagai berikut;</p>
<p>Kita kemudian bergerak ke kanan gambaran kebenaran objektif ke dalam bidang-bidang sains biologikal yang bersifat andaian seperti, persepsi luarbiasa atau mengenai penafsiran sejarah fosil manusia, di mana bagi evolusionis apa saja mungkin -dan di mana dengan semangat berkobar-kobar tukang percaya (dalam evolusi) kadang-kadang boleh mempercayai beberapa perkara bertentangan pada waktu yang sama.</p>
<p>Dengan ini, mitos evolusi manusia ini mengandungi ulasan yang prejudis oleh segelintir orang yang percaya secara membuta tuli kepada teori-teori yang berasaskan fosil yang mereka temui.</p>
<p>Teknologi Dalam Mata Dan Telinga.</p>
<p>Seperkara lagi yang masih kekal tanpa sebarang jawapan oleh teori evolusi ini ialah ketinggian kualiti persepsi dalam telinga dan mata.</p>
<p>Sebelum meneruskan subjek mengenai mata ini, mari kita secara ringkas menjawap soalan &#8216;bagaimana kita melihat&#8217;. Sinaran cahaya yang datang dari objek jatuh ke atas retina mata. Di sini sinaran cahaya ini ditukarkan kepada isyarat elektrik oleh sel-sel dan sampai ke titik kecil di belakang otak yang dipanggil pusat penglihatan. Isyarat elektrik ini ditefsirkan sebagai sebuah imej di pusat otak setelah melalui beberapa siri proses.</p>
<p>Dengan latar belakang teknikal ini. mari kita fikirkan sejenak.</p>
<p>Otak merupakan organ yang kalis dari cahaya. Ini bermakna bahagian dalam otak adalah amat gelap, dan cahaya tidak dapat sampai ke bahagian di mana otak terletak. Bahagian yang dipanggil pusat penglihatan merupakan tempat yang sangat gelap di mana cahaya tidak dapat sampai kepadanya, ianya mungkin, bahkan tempat yang paling gelap kamu pernah ketahui. Akan tetapi, sebenarnya kamu melihat terang benderang dan kekilauan dunia ini dari pusat kegelapan ini.</p>
<p>Imej yang terbentuk di dalam mata ini sangat tajam dan jelas, bahkan teknologi abad ke 20 ini tidak mampu untuk menghasilkannya. Sebagai contoh, lihat pada buku yang kamu baca, yang berada di tangan kamu, kemudian angkat kepala kamu dan perhatikan sekeliling kamu. Pernahkah kamu melihat imej seperti ini ketika melihat tempat lain? Sekalipun skrin televisyen yang dihasilkan oleh pengeluar televisyen terhebat di dunia masih tidak dapat menghasilkan imej seperti ini kepada kamu. Imej ini bersifat tiga-dimensi, berwarna dan mempunyai ketajaman yang tinggi. Untuk lebih seratus tahun, beribu-ribu jurutera berusaha untuk menghasilkan imej dengan ketajaman seperti ini. Kilang-kilang, premis besar telah didirikan, banyak kajian telah dibuat, perancangan dan rekaan juga dilaksanakan untuk tujuan ini. Sekali lagi, lihat di skrin televisyen dan buku yang berada di tangan kamu. Kamu akan melihat di sana ada perbezaan besar dari sudut ketajaman dan kejelasan. Selanjutnya, skrin televisyen hanya memaparkan imej dua dimensi, sebaliknya melalui mata kamu, kamu melihat perspektif mendalam imej tiga dimensi.</p>
<p>Untuk beberapa tahun, puluhan ribu jurutera cuba untuk menghasilkan televisyen tiga dimensi untuk mencapai kualiti penglihatan seperti mata. Memang benar, mereka telah membuat sistem televisyen dengan tiga dimensi, tetapi ianya tidak mungkin dapat di lihat tanpa meletakkan kaca-kaca; dan lagi ia hanyalah sekadar imej tiga dimensi yang palsu. Latar belakangnya lebih kabur, latar depannya timbul seperti latar kertas. Tidak sekali-kali mungkin untuk menghasilkan penglihatan yang tajam dan jelas seperti mata. Dalam kedua-dua kamera dan televisyen, terdapat imej yang kurang berkualiti.</p>
<p>Evolusionis mendakwa bahawa mekanisme yang menghasilkan imej yang tajam dan jelas ini terbentuk dengan kebetulan. Sekarang, sekiranya seorang memberitahu kamu bahawa televisyen di bilik kamu terjadi hasil daripada kebetulan, bahawa semua zarah-zarahnya tiba-tiba bersatu dan membentuk alat yang menghasilkan imej ini, apa yang kamu akan fikir? bagaimana atom-atom mampu menghasilkan apa yang tidak mampu dibuat oleh beribu-ribu manusia?.</p>
<p>Sekiranya sebuah alat yang menghasilkan satu imej yang lebih berbanding mata tidak terjadi secara kebetulan, maka ianya satu bukti yang jelas, bahawa mata dan imej yang dihasilkan oleh mata lebih lojik tidak terbentuk secara kebetulan. Situasi yang sama juga berlaku di telinga. Bahagian telinga luar menerima bunyi dengan aurikel dan membawa bunyi itu ke bahagian telinga tengah; bahagian tengah telinga menukarkan getaran bunyi itu dengan menguatkan mereka; telinga dalam menghantar getaran ini ke otak dengan menukarkannya kepada isyarat elektrik. Sepertimana juga mata, tindakan mendengar ini berakhir di pusat pendengaran di otak.</p>
<p>Situasi di mata juga sama seperti untuk telinga. Bahawa otak adalah kedap dari sebarang bunyi seperti mana kedap dari cahaya; ia tidak membenarkan sebarang suara sampai ke dalamnya. Dengan itu, bagaimana bising di luar sekalipun, bahagian dalam otak adalah keadaan yang amat sunyi. Namun, bunyi yang paling nyaring tetap dirasakan di otak. Di dalam otak yang kedap dari sebarang bunyi, kamu mendengar simfoni dari sebuah orkestra, dan mendengar semua kebisingan di tempat yang sesak. Akan tetapi, jika kadar bunyi dalam otak kamu diukur dengan alat yang tepat pada suatu ketika, ianya didapati bahawa keadaan di dalamnya adalah sangat sunyi.</p>
<p>Seperti kes pengimejan, usaha selama berdekad-dekad juga diambil untuk membuat dan menghasilkan bunyi suara yang sama seperti yang asli. Hasil dari usaha ini, ialah keluaran seperti perakam suara, sistem ketepatan-tinggi, dan sistem pengesan suara. Di sebalik semua teknologi ini dan ribuan jurutera dan pakar-pakar yang bekerja dalam usaha ini, sehingga sekarang tidak ada satu bunyi yang terhasil yang mempunyai ketajaman dan kejelasan yang sama seperti bunyi yang di dengar oleh telinga. Cuba lihat kepada sistem Hi-Fi dengan kualiti yang paling tinggi yang dihasilkan oleh syarikat-syarikat besar dalam industri muzik. Bahkan dalam alat ini, ketika suara dirakamkan, setengah darinya hilang; atau ketika menghidupkan Hi-Fi kamu selalu mendengar bunyi desisan sebelum lagu bermula. Bagaimanapun, bunyi yang dihasilkan oleh teknologi tubuh manusia lebih tajam dan sangat jelas. Telinga manusia tidak pernah menerima satu bunyi bersama-sama dengan bunyi desisan atau seperti gangguan pemancar seperti Hi-Fi; telinga menerima bunyi persis dengan bunyi itu, tajam dan jelas. Ini adalah keadaannya sejak penciptaan manusia.</p>
<p>Setakat ini, tidak ada alat visual atau perakam yang dibuat oleh manusia begitu sensitif dan berjaya merasakan data sensori seperti telinga dan mata.</p>
<p>Milik Siapakah Kesedaran Melihat Dan Mendengar Yang Terdapat Dalam Otak.</p>
<p>Apakah sebenarnya yang melihat segala macam godaan dunia dalam otaknya, mendengar kepada simfoni dan bermain dengan burung, dan menghidu bau sekuntum bunga ros?</p>
<p>Rangsangan yang datang dari mata, telinga dan hidung manusia akan bergerak ke dalam otak sebagai impuls saraf elektrokimia. Dalam buku-buku biologi, psikologi, dan biokimia, kamu akan menemui banyak keterangan bagamana imej ini terbentuk di dalam otak. Bagaimanapun kamu tidak dapat menjangkau fakta penting mengenai perkara ini; siapakah sebenarnya yang merasai impuls saraf elektrokimia ini sebagai imej-imej, bunyi, bau dan peristiwa sensori di dalam otak? Di sana terdapat satu sifat yang sedar di dalam otak yang merasakan semua ini tanpa merasa sebarang keperluan kepada mata, telinga dan hidung. Siapakah pemilik kesedaran ini? Tidak diragui lagi bahawa kesedaran ini bukanlah dimiliki olah saraf-saraf, lapisan lemak atau neuron yang terdapat di dalam otak. Ini adalah sebab mengapa penganut Darwinis-materialis yang percaya bahawa semua kewujudan adalah terdiri pada material, tidak dapat menjawap soalan ini.</p>
<p>Sifat sedar ini ialah roh yang diciptakan oleh Allah. Roh ini tidak memerlukan mata untuk melihat imej, juga tidak telinga untuk mendengar bunyian. Bahkan tidak memerlukan otak untuk berfikir.</p>
<p>Orang yang sedar akan fakta saintifik dan tersirat ini akan menghayati kebesaran Allah, akan takut kepadaNya dan meminta perlindungan dariNya, Dia yang mengeluarkan keseluruhan alam semesta di dalam tempat yang gelap-gelita beberapa kubik sentimeter dalam tiga-dimensi, berwarna, samar-samar, dan bentuk yang berkilau-kilauan.</p>
<p>Kepercayaan Materialis.</p>
<p>Apa yang kita pelajari sejauh ini menunjukkan teori evolusi adalah satu dakwaan yang secara terbuka bertentangan dengan fakta saintifik. Dakwaan teori ini berhubung asal usul kehidupan yang berselindung di balik wajah sains, mekanisme-mekanisme bersifat evolusi yang dikemukakannya tidak sedikitpun mempunyai kesan ke atas evolusi, dan rekod-rekod fosil yang menunjukkan keperluan kepada bentuk-bentuk peralihan sebenarnya tidak pernah wujud. Dalam kes ini, teori evolusi tersadai sebagai satu idea yang bertentangan dengan sains. Sebagai satu kebenaran, banyak idea-idea yang dilontarkan ke dalam dunia sepanjang sejarah, seperti model evolusi, telah pun dibatalkan dari agenda saintifik.</p>
<p>Tetapi teori evolusi ini dengan perancangan teliti telah dikekalkan dalam agenda saintifik. Setengah orang bahkan cuba menggambarkan kritikan teori ini sebagai &#8216;serangan ke atas sains&#8217;, tetapi kenapa?</p>
<p>Sebab kepada situasi ini ialah bahawa bagi setengah orang, teori evolusi ini telah menjadi kepercayaan dogmatik yang mustahak. Golongan ini berkeras degil tunduk kepada falsafah materialisme dan terpengaruh dengan Darwinisme sebagai penerangan alam material yang mutlak.</p>
<p>Mereka kadang-kadang secara terbuka mengakuinya. Richard Lewontin pakar genetik terkenal dari universiti Harvard dan pada masa yang sama seorang evolusionis terkemuka mengakui bahawa dia adalah &#8216;pertama materialis, kemudian saintis&#8217; dalam perenggan ini;</p>
<p>Bukanlah bahawa metode dan institusi sains apa cara sekalipun memaksa kita mengakui penjelasan material mengenai fenomena dunia, tetapi sebaliknya, bahawa kita didesak oleh kesetiaan tertinggi kita atas sebab-sebab material untuk membuat alat-alat pengkajian dan merangka konsep yang membuahkan penerangan bersifat kebendaan, tidak kira betapa sekalipun bertentangan dengan intuisi, tidak kira betapa menghairankan untuk diterima. Dan lagi, materialisme adalah mutlak, maka kita tidak akan membenarkan kaki Tuhan berdiri di depan pintu.</p>
<p>Kenyataan ini adalah jelas bahawa Darwinisme adalah suatu dogma yang dihidupkan untuk suatu sokongan kepada falsafah materialisme. Dogma ini menganggap bahawa tiada sebarang kewujudan melainkan yang bersifat kebendaan. Atas alasan ini, ia percaya bahawa unsur bukan hidupan, iaitu zat tanpa sifat sedar yang sebenarnya menjadikan kehidupan. Ia menerima bahawa jutaan spesis hidupan seperti burung-burung, ikan, zirafah, harimau, serangga, pokok, bunga-bunga, ikan paus timbul dari kesan sama seperti yang ada di dalam benda tidak bernyawa, dalam perkataan lain hujan dan petir. Ini adalah benar-benar bertentangan dengan akal dan sains. Tetapi golongan darwinis terus mempertahankan kepercayaan ini sebagai usaha untuk &#8216;menghalang kaki Tuhan berdiri di depan pintu&#8217;.</p>
<p>Orang yang melihat kepada asal usul hidupan tanpa sebarang prejudis materialis pasti akan menyedari kebenaran ini; semua benda hidupan adalah hasil kerja Pencipta yang mempunyai kuasa yang tinggi, pengetahuan dan kebijaksanaan. Pencipta ini adalah Tuhan, yang menciptakan seluruh alam semesta daripada tiada, yang menghias di dalamnya dengan cara yang paling sempurna, mencipta dan memberikan bentuk kepada semua makhluk hidupan.</p>
<p>Mereka berkata: &#8220;Maha suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selian dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami: Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Tahu lagi Maha Bijaksana.<br />
(Surah Al-Baqarah, 32)</p>
<p>2006 Harun Yahya International. Semua material dalam laman ini boleh disalin semula, dicetak, diedar dan diterbitkan secara percuma 	</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=14&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/keajaiban-al-quran-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEAJAIBAN AL-QURAN 5</title>
		<link>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/keajaiban-al-quran-5/</link>
		<comments>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/keajaiban-al-quran-5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 09:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hajifaisal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keajaiban Al-Quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hajifaisal.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[HOME Keajaiban Saintifik Al-Qur&#8217;an BAHAGIAN DUA: MAKLUMAT MENGENAI KEJADIAN DI MASA HADAPAN DI DALAM AL-QUR&#8217;AN PENGENALAN Satu lagi aspek keajaiban Al-Qur&#8217;an ialah bahawa ianya mendedahkan lebih awal lagi beberapa peristiwa penting yang berlaku di masa hadapan. Ayat 27 surah al-Fath, sebagai contoh menyampaikan khabar gembira bahawa mereka akan menakluk Mekah yang mana ketika itu di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=12&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>							HOME 	</p>
<p>Keajaiban Saintifik Al-Qur&#8217;an</p>
<p>BAHAGIAN DUA: MAKLUMAT MENGENAI KEJADIAN<br />
DI MASA HADAPAN DI DALAM AL-QUR&#8217;AN</p>
<p>PENGENALAN</p>
<p>Satu lagi aspek keajaiban Al-Qur&#8217;an ialah bahawa ianya mendedahkan lebih awal lagi beberapa peristiwa penting yang berlaku di masa hadapan. Ayat 27 surah al-Fath, sebagai contoh menyampaikan khabar gembira bahawa mereka akan menakluk Mekah yang mana ketika itu di bawah penguasaan masyarakat jahiliyyah.</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada rasulnya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (iaitu ) bahawa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, Insya Allah dalam keadaan aman, mencukur rambut dan kepada dan mengguntingnya, sedang kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang hampir (Penaklukan Khaibar). (Surah Al-Fath, 27)</p>
<p>Dalam pertimbangan yang lebih teliti, ayat ini seolah-olah mengumumkan satu lagi kemenangan yang akan terjadi sebelum kemenangan Mekah. Sebenarnya, seperti yang dinyatakan di dalam ayat, orang mukmin akan mula menakluk perkampungan Khaibar, yang mana ketika itu di bawah jajahan Yahudi dan kemudian memasuki Mekah.</p>
<p>Pemberitaan mengenai peristiwa ini yang akan terjadi di masa hadapan hanyalah sebahagian dari kebijaksaan di dalam Al-Qur&#8217;an. Dan ini juga adalah bukti bahawa Al-Qur&#8217;an adalah kalam Tuhan, Maha Mengetahui. Kemenangan Byzantin adalah secebis dari khabar berita yang diberikan mengenai masa hadapan, bersama-sama dengan maklumlat lain yang tidak diketahui oleh manusia ketika itu. Hal yang paling menarik mengenai peristiwa sejarah ini, yang akan kita lihat secara terperinci di lembaran berikutnya, iaitu kekalahan kerajaan Rom di kawasan paling rendah di permukaan bumi. Hal ini menarik kerana frasa &#8216;kawasan yang paling rendah&#8217; secara khusus di tekan dalam ayat yang berkaitan dengan kemajuan teknologi ketika itu, ianya sangat jelas mustahil untuk membuat pengukuran dan menentukan titik yang paling rendah di muka bumi. Sebenarnya, ini adalah wahyu yang diturunkan kepada umat manusia dari Tuhan yang Maha Mengetahui.</p>
<p>KEMENANGAN BYZANTIN.</p>
<p>Sepotong ayat menarik yang terdapat di dalam Al-Qur&#8217;an mengenai masa hadapan dapat dilihat dalam ayat pertama surah Rom, yang merujuk kepada empayar Byzantin, bahagian timur kerajaan Roman yang ada dahulu. Dalam ayat ini, ianya dinyatakan bahawa empayar Byzantin menemui kekalahan yang besar tetapi kemudianya ia mendapat kemenangan.</p>
<p>&#8220;Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Rom. Di tanah yang paling rendah di permukaan bumi, dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang dalam berapa tahun. Bagi Allah lah urusan sebelum dan sesudah. Surah Ar-Rum: 1-4.</p>
<p>Ayat ini diturunkan lebih kurang tahun 620 sebelum masihi, hampir 7 tahun selepas kekalahan teruk kerajaan kristian Byzantin di tangan kerajaan penyembah berhala Persia. Tetapi ia didedahkan di dalam ayat tersebut bahawa kerajaan Byzantin akan mendapat kemenangan kembali dalam masa yang singkat. Sebenarnya, Byzantin telah awal lebih sengsara menanggung kerugian yang besar yang kelihatan seolah-olah amat mustahil baginya, bahkan untuk kekal bertahan, untuk menang kembali. Bukan sahaja Persia, tetapi Avar, Slav, dan Vonhard juga memberikan ancaman yang besar kepada empayar Byzantin. Kerajaan Avar telah pun menjangkau dinding kota Konstantipol. Maharaja Byzantin Heraklius telah memerintahkan supaya meleburkan emas dan perak di gereja-gereja untuk mendapatkan wang bagi menampung perbelanjaan ketenteraan, apabila semua ini masih tidak mencukupi bahkan patung-patung gangsa juga dileburkan untuk tujuan yang sama. Banyak gabenor-gabenor memberontak menentang Heraklius. Dan empayar ketika itu berada dalam kedudukan hampir roboh. Mesopotamia, Alicik, Syria, Palestin, Mesir dan Armenia yang pada asalnya berada di bawah jajahan Byzantin, telah pun diceroboh oleh Persia.</p>
<p>Ringkasnya, semua yang ada ketika itu menjangkakan empayar Byzantin akan musnah. Tetapi pada ketika itu, ayat pertama surah Rum diturunkan memaklumkan kemenangan Byzantin dalam beberapa tahun. Kemenangan ini dilihat amat mustahil sehinggakan kaum Arab jahiliyyah mempersendakan ayat ini, mereka beranggapan bahawa kemenangan yang dinyatakan di dalam Al-Qur&#8217;an itu tidak akan menjadi kenyataan.</p>
<p>Lebih kurang 7 tahun selepas ayat pertama surah Rom diwahyukan pada Disember 627 selepas masihi, peperangan sengit di antara Byzantin dan empayar Persia berlaku di Ninaveh, dan kali ini, askar Byzantin tidak disangka-sangka berjaya menewaskan tentera Persia. Beberapa bulan kemudian, kerajaan Persia telah membuat perjanjian degan Byzantin, yang mewajibkan mereka menyerahkan kembali kawasan yang mereka rampas.</p>
<p>Di akhirnya, kemenangan kerajaan Rom yang dinyatakan oleh Maha Suci di dalam Al-Qur&#8217;an, menjadi kenyataan</p>
<p>Satu lagi keajaiban yang dinyatakan di dalam ayat ini ialah perkhabaran mengenai fakta dari sudut geografi yang tidak diketahui oleh sesiapa pun ketika itu. Dalam ayat ke 3 surah Rom, kita dimaklumkan bahwa kerajaan Rom telah ditumpaskan di bahagian paling rendah di permukaan bumi. Frasa &#8216;Adna ard&#8217; dalam bahasa arab diertikan sebagai &#8216;kawasan yang berhampiran&#8217; dalam kebanyakan penafsiran. Tetapi ini bukanlah pengertian literal dari kenyatan yang asal, tetapi lebih berbentuk pentafsiran secara kiasan (metaforik). Perkataan &#8216;adna&#8217; dalam bahasa arab berasal dari perkataan&#8217; daniy&#8217; yang bermaksud &#8216;rendah&#8217; dan &#8216;ard&#8217; bermaksud bumi.</p>
<p>Dengan itu kenyatan&#8217;adna al-ard&#8217; memberi erti kawasan yang paling rendah di muka bumi.</p>
<p>Apa yang menarik, saat penting peperangan yang terjadi di antara empayar Byzantin dan Persia ketika Byzantin di tewaskan dan kehilangan wilayah Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di muka bumi. Kawasan ini dikenali sebagai Teluk Laut Mati yang terletak di titik persilangan antara tanah Syria, Palestin dan Jordan. Laut mati yang terletak 395 meter di bawah paras laut, sebenarnya adalah kawasan paling rendah di muka bumi.</p>
<p>Ini bermaksud bahawa kerajaan Byzantin telah ditewaskan di kawasan paling rendah di muka bumi seperti yang dinyatakan dalam ayat tersebut.</p>
<p>Seperkara yang penting di sini ialah fakta bahawa altitud Laut Mati hanya dapat diukur dengan teknik pengukuran moden. Sebelum itu, adalah amat mustahil bagi sesiapun untuk mengetahui bahawa ianya adalah kawasan yang paling rendah di muka bumi. Tetapi hal ini telah disebut di dalam Al-Qur&#8217;an, oleh yang demikian bukti ini sekaligus membuktikan bahawa Al-Qur&#8217;an adalah wahyu dari Maha Suci Tuhan.</p>
<p>KEAJAIBAN AL-QUR&#8217;AN DARI SUDUT SEJARAH PERKATAAN HAMAN DI DALAM AL-QUR&#8217;AN</p>
<p>Maklumat yang diberikan di dalam Al-Qur&#8217;an mengenai tamadun mesir purba mendedahkan banyak fakta-fakta sejarah yang tidak dapat disingkap sehingga akhir-akhir ini. Fakta-fakta ini juga menunjukkan kepada kita bahawa setiap perkataan di dalam Al-Qur&#8217;an telah diturunkan oleh Maha Tinggi Bijaksana.</p>
<p>Haman adalah satu watak yang namanya disebut di dalam Al-Qur&#8217;an, bersama-sama dengan Firaun. Watak ini dirakamkan di dalam 6 tempat yang berbeza di dalam Al-Qur&#8217;an. Sebagai seorang yang paling kanan kepada Firaun.</p>
<p>Apa yang mengejutkan, nama Haman tidak pernah disebutkan di dalam kitab Taurat yang berhubung dengan sejarah kehidupan nabi Musa a.s. Bagaimanapun, nama Haman disebutkan di bahagian terakhir dalam kitab perjanjian lama sebagai pembantu kepada seorang raja Babylon yang menimpakan banyak kezaliman kepada bangsa Israel lebih kurang 1.100 tahun selepas era Nabi Musa.</p>
<p>Segolongan penganut non-muslim, yang mendakwa bahawa nabi Muhammad s.a.w menulis Al-Qur&#8217;an dengan menyalin dari kitab Taurat dan Injil, juga menegaskan bahawa sewaktu proses ini Nabi s.a.w memindahkan beberapa subjek berkaitan yang terdapat di dalam kedua-dua kitab ini ke dalam Al-Qur&#8217;an secara tidak tepat.</p>
<p>Kemustahilan dakwaan-dakwaan ini akhirnya terdedah hanya setelah alpabet hiroglifik bangsa mesir berjaya ditafsirkan kita-kira 200 tahun lalu, dan nama Haman ditemui di dalam tulisan-tulisan purba.</p>
<p>Misteri hiroglifik mesir purba akhirnya berjaya diselesaikan pada tahun 1799 dengan penemuan sebuah batu bersurat yang dinamakan &#8216;Rosetta Stone&#8217; bertarikh kembali pada tahun.</p>
<p>2006 Harun Yahya International. Semua material dalam laman ini boleh disalin semula, dicetak, diedar dan diterbitkan secara percuma 	</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hajifaisal.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hajifaisal.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hajifaisal.wordpress.com&amp;blog=8407974&amp;post=12&amp;subd=hajifaisal&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hajifaisal.wordpress.com/2009/07/03/keajaiban-al-quran-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/47e969bb5d5feb0ccf03d970683b3fbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hajifaisal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
